DEPOK, INDORAYATODAY.COM – Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok bergerak menghadapi dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

DLHK Depok menyiapkan penyemprotan untuk membersihkan fasilitas umum yang terdampak abu vulkanik.

Abu vulkanik terpantau di sejumlah wilayah Kota Depok pada Minggu (06/09/2026).

Kondisi tersebut menjadi perhatian DLHK Depok, terutama terhadap kebersihan fasilitas publik.

Kepala DLHK Kota Depok Reni Siti Nuraeni mengatakan pihaknya memprioritaskan fasilitas umum.

Lokasi yang menjadi perhatian antara lain taman, alun-alun, jalan, hingga fasilitas publik lainnya.

“Kami fokuskan penyemprotan di lokasi-lokasi fasilitas umum, seperti taman, alun-alun, jalan, dan fasilitas publik lainnya,” kata Reni, Minggu (06/09/2026).

Meski demikian, DLHK Depok belum melakukan penyemprotan di lapangan.

Reni menyebut pihaknya masih memantau perkembangan kondisi abu vulkanik di sejumlah wilayah.

DLHK Depok akan mengambil langkah apabila ditemukan fasilitas umum yang membutuhkan penanganan.

“Kami masih memantau perkembangannya. Hingga saat ini belum ada penyemprotan,” ujar Reni.

Masyarakat juga diminta aktif melaporkan fasilitas umum yang terdampak abu vulkanik.

Laporan dapat disampaikan kepada DLHK Depok melalui DM Instagram DLHK Kota Depok atau Tim MAUNG Kota Depok.

Informasi dari masyarakat akan menjadi bahan bagi DLHK untuk menentukan lokasi yang perlu segera ditangani.

Reni mengajak warga ikut menjaga kebersihan lingkungan setelah abu vulkanik melanda sejumlah wilayah.

“Jika ada fasilitas umum yang terdampak, silakan diinformasikan kepada kami agar dapat segera ditindaklanjuti,” pungkasnya.

BACA JUGA:  Viral Debt Collector Berkeliaran di Cimanggis, Polisi Gerak Cepat Sisir Lokasi