INDORAYATODAY.COM, DEPOK — Sembilan Posyandu di Kelurahan Pondok Cina, Kecamatan Beji, mendapat dukungan operasional dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) melalui program Dana RW Rp300 juta.
Lurah Pondok Cina Nurman Hakim mengatakan, dukungan anggaran tersebut ditujukan untuk memperkuat keberlangsungan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di tingkat lingkungan.
Menurut dia, Posyandu memiliki peran penting sebagai salah satu ujung tombak pelayanan yang bersentuhan langsung dengan warga.
“Sehingga pelayanan Posyandu di Kelurahan Pondok Cina semakin optimal dan berkelanjutan. Ini didukung melalui program Dana RW Rp300 juta,” kata Nurman, Minggu (20/9/2026).
Nurman menjelaskan, dukungan melalui program tersebut diberikan kepada sembilan Posyandu yang berada di wilayah Kelurahan Pondok Cina.
Seluruh Posyandu tersebut, menurut dia, telah menerapkan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM).
Dukungan anggaran tidak hanya digunakan untuk kebutuhan operasional. Pemerintah kelurahan juga mengalokasikan anggaran untuk Pemberian Makanan Tambahan kepada masyarakat.
“Selain operasional Posyandu, anggaran diberikan sekaligus untuk Pemberian Makanan Tambahan bagi masyarakat. Menu tersebut merupakan menu mandatory,” ujarnya.
Nurman merinci, masing-masing Posyandu memperoleh anggaran operasional sebesar Rp500.000 setiap bulan.
Selain itu, setiap Posyandu mendapatkan anggaran PMT sebesar Rp250.000 per bulan.
Dengan demikian, masing-masing Posyandu memperoleh dukungan untuk dua kebutuhan tersebut secara rutin selama satu tahun.
“Anggaran pada menu ini, kedua jenisnya diberikan setiap bulan selama satu tahun. Artinya, pemerintah hadir membantu selama 12 bulan,” kata Nurman.
Penyaluran anggaran dilakukan melalui rekening kelompok masyarakat (pokmas) Posyandu.
Nurman mengatakan, pelaksanaan program tersebut saat ini telah memasuki sekitar separuh dari tahapan selama satu tahun.
“Sekarang pelaksanaan menu tersebut telah memasuki setengah tahap perjalanan. Dalam satu tahun, artinya telah mencapai 50 persen,” ujarnya.
Melalui dukungan tersebut, Nurman berharap penerapan enam SPM di Posyandu Pondok Cina semakin mampu menunjang pelayanan kepada masyarakat.
Ia menilai keberadaan Posyandu saat ini tidak sebatas menjadi tempat pelayanan kesehatan. Para kader juga memiliki peran aktif dalam berbagai kegiatan di lingkungan masyarakat.
“Kini, Posyandu di Kelurahan Pondok Cina tak hanya menjadi wadah pelayanan kesehatan. Tetapi juga kinerja para kader yang berperan aktif di berbagai bidang semakin masif di lingkungan masing-masing,” kata Nurman.
Dukungan operasional dan PMT melalui program Dana RW tersebut diharapkan dapat menjaga keberlanjutan pelayanan sembilan Posyandu sekaligus memperkuat peran kader di wilayah Pondok Cina.

Tinggalkan Balasan