INDORAYATODAY.COM, DEPOK – Kader Tim Penggerak PKK Kelurahan Pondok Cina didorong memanfaatkan teknologi digital secara bijak untuk memperkuat peran dalam membina keluarga dan masyarakat.
Penguatan kapasitas kader tersebut dilakukan melalui pengajian rutin yang digelar di Aula Kelurahan Pondok Cina, Kecamatan Beji. Kegiatan itu dihadiri Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kelurahan Pondok Cina, Ustadz Ahmad Hilmi Zarkasih, serta dipimpin Lurah Pondok Cina, Nurman Hakim.
Suasana pengajian berlangsung khidmat. Para kader TP PKK mengikuti rangkaian tausiyah yang menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai keagamaan di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin pesat.
Lurah Pondok Cina Nurman Hakim mengatakan, pengajian rutin tidak hanya menjadi sarana memperdalam ilmu agama, tetapi juga menjadi bagian dari pembinaan berkelanjutan bagi kader PKK agar semakin siap menjalankan perannya di tengah masyarakat.
Menurut dia, kader PKK memiliki posisi strategis sebagai ujung tombak pemberdayaan masyarakat, terutama dalam memberikan edukasi kepada keluarga mengenai pola pengasuhan dan kehidupan sosial.
“Di era digitalisasi, hendaknya gadget, gawai atau handphone bisa menjadi sarana kebaikan untuk mendidik keluarga. Karena ibu adalah sekolah pertama bagi anak-anaknya,” kata Nurman.
Ia menilai penggunaan teknologi yang tepat dapat membantu orang tua memperoleh berbagai referensi positif untuk mendukung proses pendidikan anak di lingkungan keluarga.
Karena itu, Nurman mengajak seluruh kader TP PKK menjadi teladan dalam memanfaatkan media digital secara sehat, produktif, dan bertanggung jawab. Menurutnya, kebiasaan baik yang dimulai dari para kader akan memberikan dampak luas bagi keluarga maupun lingkungan sekitar.
“Dengan satu langkah sederhana yang dilakukan setiap kader, manfaatnya diyakini dapat dirasakan oleh banyak keluarga hingga lingkungan sekitar,” ujarnya.
Nurman optimistis pembinaan yang dilakukan secara rutin akan semakin memperkuat peran kader TP PKK sebagai penggerak masyarakat. Selain aktif dalam program pemberdayaan, para kader juga diharapkan mampu menjadi pelopor dalam membangun keluarga yang religius, cerdas, dan siap menghadapi tantangan perkembangan zaman.
“Secara religius, cerdas, dan bijak menghadapi tantangan era digital,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua MUI Kelurahan Pondok Cina, Ustadz Ahmad Hilmi Zarkasih, mengingatkan agar perkembangan teknologi tidak dipandang sebagai ancaman, melainkan dimanfaatkan secara positif.
“Gawai yang kini digunakan hampir setiap hari dapat menjadi media untuk menyebarkan nilai-nilai kebaikan apabila dimanfaatkan secara bijaksana,” katanya.
Melalui pembinaan rutin tersebut, TP PKK Kelurahan Pondok Cina berupaya memperkuat kapasitas kader dalam menghadapi tantangan era digital. Diharapkan, pemanfaatan teknologi yang tepat dapat mendukung terciptanya keluarga yang lebih berkualitas sekaligus memperkuat peran kader sebagai agen perubahan di tengah masyarakat.

Tinggalkan Balasan