DEPOK, INDORAYATODAY.COM – Aksi brutal gangster di Pancoran Mas, Kota Depok, berakhir dengan penangkapan empat tersangka.

Seorang pengendara motor berinisial AB menjadi korban pembacokan hingga mengalami luka serius di sejumlah bagian tubuh.

Polisi bergerak cepat setelah mengusut kejadian yang nyaris berujung perampasan motor tersebut.

Kasat Reskrim Polres Metro Depok AKBP Made Gede Oka Utama mengatakan, tiga tersangka ditangkap pada Kamis (8/10/2026) dini hari.

“Penyelidikan dilakukan melalui olah tempat kejadian perkara, pemeriksaan korban dan saksi, hingga ditemukan petunjuk keberadaan pelaku,” ujar Made, dalam keterangannya.

Satu tersangka lainnya sempat masuk daftar pencarian orang (DPO). Namun, polisi berhasil menangkapnya pada Kamis pagi.

“Satu orang DPO sudah kami amankan tadi pagi. Jadi, total empat tersangka,” ungkapnya.

Peristiwa berdarah itu terjadi pada Selasa (6/10/2026), sekitar pukul 03.00 WIB, di wilayah Pancoran Mas, Depok.

Saat kejadian, AB tengah mengendarai Honda PCX bersama seorang temannya. Perjalanan mereka mendadak terhenti setelah dihadang rombongan gangster.

Kelompok tersebut diperkirakan berjumlah sekitar 20 orang. Mereka disebut membawa celurit berukuran besar saat menghadang korban.

Para pelaku kemudian menabrak motor korban hingga teman AB terjatuh. Rekannya itu berhasil melarikan diri untuk meminta bantuan warga.

AB tertinggal sendirian di lokasi. Ia kemudian menjadi sasaran pembacokan yang menyebabkan luka serius.

Korban mengalami luka robek di kepala, tangan, lutut, dan siku akibat serangan tersebut.

Tak hanya menyerang korban, salah satu pelaku juga membawa kabur Honda PCX milik AB.

Namun, upaya membawa kabur motor itu gagal. Sistem keyless membuat kendaraan mendadak mati karena remote masih dipegang korban.

Motor tersebut akhirnya ditinggalkan pelaku di tengah jalan. Sementara itu, polisi kini telah mengamankan empat tersangka dalam kasus tersebut

BACA JUGA:  BPN Depok Serahkan Puluhan Sertifikat PTSL untuk Warga Cimpaeun