INDORAYATODAY.COM, DEPOK – Penyelenggaraan perdana Wali Kota Depok Padel Cup 2026 mendapat sambutan besar dari masyarakat. Sebanyak 264 peserta ambil bagian dalam kejuaraan tersebut, sementara jumlah peminat yang ingin mendaftar disebut mencapai tiga kali lipat dari kuota yang tersedia.

Hal itu diungkapkan Ketua Pengurus Cabang Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) Kota Depok, Prasetyo Aldiansyah, di sela-sela kejuaraan yang berlangsung di Court Dept Hause, Jalan Siliwangi Nomor 64B, Kecamatan Pancoran Mas, Minggu (18/10/2026).

Prasetyo mengatakan, tingginya antusiasme masyarakat menjadi kejutan tersendiri bagi penyelenggara, mengingat Wali Kota Depok Padel Cup baru pertama kali digelar.

“Jadi, kita memang karena terbatas waktu saja, tapi di situ kita lihat ternyata antusiasmenya tuh sangat-sangat besar ternyata,” ujar Prasetyo.

Menurutnya, keterbatasan waktu penyelenggaraan membuat panitia belum dapat mengakomodasi seluruh peminat yang ingin bertanding.

Meski demikian, respons masyarakat dinilai menjadi modal positif untuk mengembangkan kompetisi padel di Kota Depok.

Prasetyo menjelaskan, Wali Kota Depok Padel Cup 2026 mempertandingkan enam kategori yang dirancang untuk menjangkau pemain dengan tingkat kemampuan berbeda.

Kategori tersebut meliputi Rookie putra dan putri bagi masyarakat yang baru mengenal padel, serta Upper Beginner putra dan putri untuk pemain yang sudah memiliki kemampuan dasar lebih baik.

Selain itu, terdapat kategori pasangan suami istri yang menjadi salah satu daya tarik kejuaraan.

Sementara kategori Bronze disiapkan bagi pemain yang ingin mengembangkan kemampuan menuju jenjang kompetisi lebih tinggi.

Menurut Prasetyo, pembagian kategori tersebut bertujuan memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk merasakan atmosfer pertandingan sesuai kemampuan masing-masing.

Ia berharap turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga memperluas komunitas dan meningkatkan minat masyarakat terhadap olahraga padel.

BACA JUGA:  Final FIFA Series 2026, Herdman Bidik Kemenangan Bersejarah atas Bulgaria

Melihat besarnya minat peserta, PBPI Kota Depok mempertimbangkan agar Wali Kota Depok Padel Cup dapat diselenggarakan secara rutin.

Prasetyo mengatakan, kejuaraan tersebut berpeluang digelar sekali atau bahkan dua kali dalam setahun, bergantung pada momentum dan kesiapan penyelenggaraan.

“Jadi, bisa setahun sekali, bisa setahun dua kali, kita lihat nanti momentumnya apa,” katanya.

Untuk penyelenggaraan tahun ini, turnamen digelar menjelang International Padel Day yang diperingati setiap 20 Oktober.

Prasetyo menilai keberhasilan penyelenggaraan perdana menjadi awal yang baik bagi pertumbuhan olahraga padel di Depok, termasuk dalam membuka peluang kompetisi yang lebih luas.

“Jadi, ini merupakan awalan yang baik, event yang baik, memunculkan market juga yang besar. Jadi, kita harap ke depannya akan banyak event-event seperti ini lagi,” tutupnya. ***