INDORAYATODAY.COM, JAKARTA – Partai Gerindra menilai dua tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto telah menghasilkan berbagai capaian pemerintahan. Namun, hasil kerja tersebut dinilai belum sepenuhnya tersampaikan secara optimal kepada masyarakat.

Juru Bicara Partai Gerindra Sugiat Santoso mengatakan, salah satu pekerjaan rumah pemerintahan Prabowo-Gibran Rakabuming Raka adalah memperkuat komunikasi publik agar masyarakat memperoleh informasi yang lebih utuh mengenai program dan kebijakan pemerintah.

“Memang ada PR yang mungkin belum maksimal dijalankan, misalnya bagaimana komunikasi pemerintahan Pak Prabowo,” ujar Sugiat saat dihubungi wartawan, Selasa (20/10/2026).

Menurut Sugiat, kementerian dan lembaga perlu lebih aktif menjelaskan berbagai capaian pemerintahan, termasuk manfaat program prioritas yang sedang dijalankan.

Sugiat berpandangan bahwa berbagai langkah yang dilakukan Presiden Prabowo belum seluruhnya mendapatkan perhatian publik secara proporsional.

Karena itu, ia mendorong para menteri dan pimpinan lembaga meningkatkan intensitas penyampaian informasi, bukan hanya mengenai kebijakan yang telah dibuat, tetapi juga perkembangan pelaksanaannya.

“Supaya ya tidak ada lagi ketidakadilan persepsi yang menimpa Pak Prabowo. Kerjanya banyak, tapi persepsi opini publiknya masih belum belum maksimal lah ke beliau. Sementara capaiannya sudah sangat banyak,” jelasnya.

Bagi Gerindra, komunikasi pemerintah menjadi bagian penting agar masyarakat dapat memahami arah kebijakan nasional sekaligus mengetahui perkembangan program yang ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan.

Penyampaian informasi yang lebih terbuka juga dapat membantu masyarakat menilai sejauh mana program pemerintah telah berjalan dan manfaat yang dihasilkannya.

Selain persoalan komunikasi, Sugiat menekankan pentingnya konsistensi pemerintahan Prabowo dalam memperkuat kedaulatan ekonomi nasional.

Ia berharap arah pembangunan ke depan semakin menempatkan kepentingan rakyat sebagai prioritas, sejalan dengan semangat Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945.

Sejumlah program yang disebut Sugiat sebagai fondasi kebijakan tersebut meliputi Koperasi Desa Merah Putih, Kampung Nelayan, Sekolah Rakyat, serta Makan Bergizi Gratis (MBG).

BACA JUGA:  Presiden Berencana Bangun Gedung MUI di Kawasan Thamrin, Nusron Sebut Wujud Penguatan Umat

Menurutnya, program-program itu masih berada dalam proses penguatan pelaksanaan dan tata kelola agar manfaatnya semakin dirasakan masyarakat.

“Penerapan Pasal 33. Saya pikir nanti ke depan program-program prioritas yang masih meletakkan fondasi seperti Koperasi Desa Merah Putih, Kampung Nelayan dan lain sebagainya, sekolah rakyat, dan MBG juga sedang ditata kelola dengan baik lagi, akan lebih bisa memberikan dampak terkait dengan kesejahteraan rakyat,” imbuh Sugiat.

Sugiat juga berharap pemerintah terus mengedepankan kedaulatan ekonomi dan menghindari kebijakan yang dinilainya terlalu menguntungkan kepentingan korporasi maupun kelompok oligarki.

Memasuki tahun ketiga pemerintahan, Gerindra mendorong agar pelaksanaan program prioritas terus diperkuat, sementara kementerian dan lembaga meningkatkan komunikasi mengenai capaian serta perkembangan kebijakan kepada masyarakat.