INDORAYATODAY.COM – Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad optimistis pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) bakal kembali bangkit di tengah tekanan pasar modal.
Menurutnya, Indonesia memiliki fundamental ekonomi yang kuat untuk mengarungi dinamika pasar saat ini.
“Dengan kebersamaan Indonesia dan fundamental yang kuat, bursa kita kembali baik. Buy Indonesia,” ujar Dasco dalam unggahan di akun Instagram pribadinya, Selasa (20/10/2026).
Dasco meyakini Indonesia mampu melewati tekanan pasar modal, terutama yang dipicu oleh keluarnya dana asing (capital outflow) dan penurunan penilaian dari lembaga indeks global.
Meski menghormati peringkat atau penilaian lembaga internasional, Dasco menegaskan bahwa pasar modal Indonesia tetap berdiri independen.
“Kita hormati rating, tetapi kita independen dan bersatu untuk Indonesia,” tegas Dasco.
Ia menambahkan, ketahanan fundamental menjadi modal utama dalam mengantisipasi gejolak eksternal. “Dengan fundamental yang kuat dan langkah yang diambil tepat, kita mampu melewati,” katanya.
Sebelumnya, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan hebat setelah Morgan Stanley Capital International (MSCI) membuka opsi konsultasi terkait potensi penurunan status BEI menjadi Standalone Market pada Jumat (16/10/2026).
Kabar tersebut sempat membuat IHSG anjlok hingga 11,57% ke level 5.185,10 dan memicu penghentian sementara perdagangan (trading halt) akibat aksi jual investor asing.
Namun, pada Selasa (20/10/2026), IHSG berhasil melesat rebound sebesar 5,65% ke posisi 5.278,89 ditopang oleh langkah reformasi kebijakan BEI serta aksi buyback saham dari sejumlah emiten.

Tinggalkan Balasan