DEPOK, INDORAYA TODAY – Toko Oleh-Oleh Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Depok resmi membuka cabang ketujuhnya di Gedung PT Tirta Asasta, Sukmajaya, Jumat (10/10/2025). Kehadiran cabang baru ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kota Depok dan DPRD Depok yang turut meramaikan acara peresmian.

Ketua Dekranasda Kota Depok, Siti Barkah Hasanah, yang akrab disapa Cing Ikah, mengungkapkan rasa haru dan bangga atas pembukaan cabang baru ini. Ia berharap, dengan adanya cabang ketujuh ini, pelaku usaha di Depok semakin semangat berkarya dan mengembangkan usaha mereka agar naik kelas.

“Alhamdulillah, hari ini kita telah meresmikan dua di antaranya gerai di Bjb dan gerai di PDAM Tirta Asasta Depok. Saat ini sudah ada sekitar 7 toko yang berjalan,” ujarnya seusai meresmikan cabang ketujuh gerai Dekranasda Depok di Gedung PT Tirta Asasta.

Cing Ikah menjelaskan, toko oleh-oleh Dekranasda menyajikan berbagai produk unggulan yang mencerminkan ciri khas kota Depok diantaranya fesyen, kuliner, batik, dan berbagai kerajinan tangan.

“Tadi di lokasi, kita lihat ada batik, tas, bros, hampers, dan berbagai produk lain yang semuanya adalah buatan tangan para pengrajin Depok. Jadi memang lebih ke arah produk kerajinan yang mencerminkan kreativitas masyarakat,” katanya.

Terkait ekspansi, Cing Ikah menyebutkan bahwa Dekranasda Depok telah menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk hotel dan rumah sakit.

Ia juga menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menggerakkan perekonomian daerah. Untuk itu, Cing Ikah mengajak anak-anak muda Depok berani menjadi bagian dari upaya membangun kemandirian ekonomi kota.

“Ke depan saya berencana membuat kegiatan Dekranasda anak muda. Kalau sekarang para ibu-ibu pengrajin sudah keren dengan hasil karya mereka, saya ingin menggandeng anak-anak muda agar ikut berkontribusi,” jelasnya.

BACA JUGA:  Pemkot Depok Rancang Hunian Vertikal untuk Warga Kampung Baru, Koordinasi dengan Pemerintah Pusat Terus Dilakukan

Lebih jauh, Cing Ikah menyampaikan harapan besarnya agar kota Depok dapat memiliki gedung pusat perbelanjaan atau mal UMKM yang mampu menjadi daya tarik bagi wisatawan lokal maupun domestik.

Namun, Cing Ikah mengaku, ingin fokus terlebih dahulu mengoptimalkan pusat keramaian seperti rumah sakit, hotel, dan titik lainnya untuk memperluas jangkauan pemasaran produk UMKM.

“Tapi saya tidak ingin terlalu terburu-buru bermimpi besar. Untuk saat ini, fokus saya adalah mengembangkan titik-titik keramaian terlebih dahulu, seperti di BUMN, rumah sakit, hotel, dan area publik lainnya,” tegasnya.