INDORAYATODAY.COM – PT Tirta Asasta Depok (Perseroda) memborong tiga penghargaan bergengsi dalam ajang Top BUMD Awards 2025, yang diselenggarakan oleh Majalah Top Business di Dian Ballroom, Hotel Raffles Jakarta, Senin (28/4/2025).
Penghargaan yang diraih antara lain Top BUMD Bintang Lima, Top BUMD Kategori Khusus Smart Water Management berbasis IoT, dan Top CEO BUMD 2025 untuk Direktur Utama PT Tirta Asasta, M. Olik Abdul Holik. Selain itu, penghargaan Top Pembina BUMD 2025 juga diberikan kepada Wali Kota Depok, Supian Suri, atas perannya membina dan mendorong kinerja perusahaan air minum tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak, terutama Pemerintah Kota Depok dan pelanggan setia kami. Prestasi ini adalah hasil kerja keras seluruh tim Tirta Asasta,” ujar Olik Abdul Holik usai menerima penghargaan.
Menurut Olik, penghargaan khusus dalam kategori Smart Water Management merupakan bentuk pengakuan terhadap transformasi digital yang sedang dijalankan perusahaan melalui pemanfaatan teknologi berbasis Internet of Things (IoT).
“Teknologi IoT kami manfaatkan untuk memonitor distribusi air secara real time, meningkatkan akurasi data, dan mempercepat respons terhadap gangguan layanan,” jelasnya.
Olik menegaskan bahwa penghargaan ini tidak hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga penyemangat untuk terus berinovasi dalam peningkatan layanan air bersih bagi warga Depok.
“Visi kami adalah menjadi perusahaan air minum terpercaya di Indonesia. Oleh karena itu, kami terus mendorong efisiensi, akurasi, dan transparansi dalam pelayanan air bersih untuk masyarakat Kota Depok,” tambahnya.
Ajang Top BUMD Awards 2025 diikuti ratusan BUMD dari berbagai daerah di Indonesia. Proses seleksi dilakukan ketat melalui kuesioner, wawancara mendalam, dan sidang pleno dewan juri, dengan penilaian mencakup kinerja keuangan, layanan, kontribusi terhadap pembangunan daerah, inovasi, dan implementasi digitalisasi.
“Dengan prestasi ini, PT Tirta Asasta Depok semakin meneguhkan posisi kami sebagai salah satu BUMD terbaik di Indonesia dalam bidang pengelolaan air minum,” tutup Olik.

Tinggalkan Balasan