DEPOK, INDORAYA TODAY – Gelang giok putih yang sarat makna dan dipercaya membawa keberuntungan mendadak menjadi pusat perhatian di Pos Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok. Benda bernilai tersebut harus “direlakan” dipotong petugas setelah tersangkut erat di pergelangan tangan seorang warga.

Insiden unik ini terjadi pada Sabtu, 6 Desember 2025. Suasana di Pos Merdeka DPKP Kota Depok sempat diwarnai ketegangan saat seorang warga datang dengan wajah agak sedikit cemas.

Gelang giok putih itu melingkar di tangannya dan tak bisa dilepas. Upaya mandiri warga tersebut telah gagal, sehingga ia terpaksa meminta bantuan tim Damkar.

Giok, khususnya giok putih, seringkali dikaitkan dengan mitos. Konon, retak atau patahnya perhiasan ini adalah pertanda peringatan bahaya yang telah menyerap energi negatif.

Kehadiran warga ini seolah membawa mitos tersebut ke dalam realitas tugas pemadam kebakaran. Namun, petugas Damkar Depok memilih fokus pada aspek keselamatan.

Kepala Bidang Pengendalian Operasional dan Penyelamatan DPKP Kota Depok, Tesy Haryati, membenarkan adanya kejadian ini. Menurutnya, membantu warga dalam situasi sulit, termasuk melepaskan benda yang tersangkut, adalah bagian dari pelayanan mereka.

“Betul, kami menerima laporan dari warga yang datang langsung ke Pos Merdeka. Gelang yang tersangkut adalah jenis giok, warna putih. Pemiliknya sudah mencoba berbagai cara, namun tetap gagal,” ujar Tesy Haryati”, Sabtu (6/12/2025).

Proses pelepasan gelang giok menjadi tantangan bagi petugas. Giok terkenal dengan tingkat kekerasannya. Hal ini menuntut penanganan ekstra hati-hati agar pergelangan tangan warga tidak terluka.

“Setelah mendapat izin dari pemilik untuk dipotong demi keselamatan, petugas kami bekerja dengan sangat hati-hati,” jelas Tesy.

Ia menambahkan, petugas menggunakan alat potong khusus. Tujuannya agar gelang yang keras itu bisa dilepas tanpa mencederai kulit.

BACA JUGA:  Wali Kota Supian Suri: Depok Terus Perkuat Infrastruktur di Titik Rawan Banjir

“Petugas harus memastikan setiap gerakan minim getaran dan presisi,” sambung Tesy Haryati.

Dengan kecermatan dan keahlian, petugas DPKP Pos Merdeka akhirnya berhasil memotong dan melepaskan gelang giok putih tersebut.