BEKASI, INDORAYA TODAY – Pemerintah Kota Bekasi resmi memperkenalkan maskot baru bernama “Si Gobek” yang diluncurkan dalam acara yang digelar Dinas Pariwisata dan Kebudayaan. Peluncuran tersebut menjadi sorotan karena menghadirkan identitas visual baru kota tanpa menghapus maskot lama.
Acara dihadiri jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), budayawan, dan para peserta sayembara. Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, tampil memimpin peluncuran sekaligus menegaskan pentingnya kreativitas masyarakat dalam membangun citra daerah.
“Tentunya kami mengapresiasi kepada semua yang terlibat dalam sayembara maskot Kota Bekasi. Kreatifitas dan seni yang tertuang hingga menjadi sebuah maskot yang tentunya menjadi identitas dan penambah semangat,” ujar Wawali Abdul Harris Bobihoe, Jumat (12/12/2025).
Abdul Harris juga memastikan kehadiran “Si Gobek” tidak menggantikan maskot sebelumnya, Bang Bek dan Mpok Asih, yang sejak 2017 menjadi ikon Kota Bekasi dan pernah meraih Rekor MURI sebagai maskot terbesar. Menurutnya, maskot baru justru menjadi pelengkap visual yang memperkaya karakter kota.
“Si Gobek” merupakan karya pemenang pertama sayembara dan mengambil inspirasi dari ikan gabus, fauna yang lekat dengan kuliner khas Bekasi, yaitu Pucung Gabus. Maskot tersebut digambarkan mengenakan pangsi hijau, peci hijau, serta sarung batik bermotif Tugu Perjuangan Rakyat Bekasi.
Maskot itu juga membawa bambu runcing dan Panji Kota Bekasi, simbol yang merepresentasikan semangat patriotisme dan keberagaman budaya kota. Pemerintah Kota Bekasi menyebut kehadiran atribut tersebut menjadi penguatan identitas Kota Patriot.
Peluncuran ini dilakukan bertepatan dengan penunjukan Kota Bekasi sebagai salah satu tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026 bersama Kota Bogor dan Kota Depok. Pemerintah berharap maskot baru dapat menjadi sarana promosi visual jelang penyelenggaraan Porprov.
Selain itu, Pemkot Bekasi mendorong pemanfaatan “Si Gobek” dalam produksi merchandise seperti kaos, boneka, tumbler, hingga gantungan kunci yang dapat digarap UMKM lokal untuk memperkuat ekonomi kreatif masyarakat.
Di akhir sambutan, Abdul Harris mengapresiasi seluruh peserta sayembara, para juri, dan pihak terkait atas kontribusinya dalam menghadirkan maskot yang diharapkan menjadi simbol baru kebanggaan warga Bekasi.

Tinggalkan Balasan