INDORAYATODAY.COM – Federasi-federasi olahraga nasional mengakui perhatian Presiden Prabowo Subianto menjadi salah satu faktor pendorong meningkatnya prestasi atlet Indonesia pada ajang SEA Games Thailand 2025. Perhatian tersebut tidak hanya berupa motivasi, tetapi juga peningkatan kesejahteraan atlet melalui bonus medali yang lebih besar.

Salah satu bentuk konkret perhatian Presiden Prabowo adalah peningkatan bonus bagi peraih medali emas yang nilainya mencapai dua kali lipat dibandingkan SEA Games edisi sebelumnya. Kebijakan ini dinilai memberi dampak signifikan terhadap mental bertanding dan profesionalisme atlet.

Ketua Umum Federasi Futsal Indonesia (FFI) Michael Victor Sianipar menyampaikan bahwa perhatian tersebut menjadi suntikan semangat bagi atlet futsal Indonesia dalam mencetak sejarah di SEA Games 2025.

“Kami berterima kasih kepada Bapak Presiden yang berkomitmen mencurahkan perhatian kepada olahraga dan kesejahteraan atlet. Hal ini menjadi penyemangat kami menghadirkan sejarah baru bagi futsal Indonesia di SEA Games,” ujar Michael dalam keterangan yang diterima INDORAYATODAY, Minggu (21/12/2025) malam.

Pada SEA Games 2025, Indonesia finis di peringkat kedua klasemen akhir dengan raihan 91 medali emas, 111 perak, dan 131 perunggu. Capaian tersebut melampaui target awal 80 medali emas dan menjadi perolehan emas terbanyak ketiga Indonesia sepanjang sejarah SEA Games yang digelar di luar kandang.

Apresiasi serupa disampaikan manajer tim nasional renang Indonesia sekaligus Wakil Ketua Umum PB Akuatik Bidang Pembinaan Prestasi dan Sport Science, Wisnu Wardhana. Ia menilai perhatian Presiden membuat atlet muda lebih fokus menekuni karier olahraga tanpa kekhawatiran soal masa depan.

“Kita punya perenang muda potensial. Dengan perhatian Bapak Presiden, para atlet semakin total menjalani profesinya karena tidak lagi khawatir soal kesejahteraan. Buktinya, kita meraih tiga emas di SEA Games kali ini,” kata Wisnu.

BACA JUGA:  Presiden Prabowo Terima Ratu Máxima, Bahas Penguatan Inklusi Keuangan di Istana

Federasi olahraga juga mengapresiasi peran Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir, khususnya dalam upaya penambahan anggaran yang memungkinkan jumlah kontingen Indonesia meningkat. Kehadiran Menpora langsung di Thailand untuk menyaksikan pertandingan dinilai sebagai bentuk nyata pendampingan pemerintah terhadap atlet.

Sekretaris Jenderal DPP Perbasi Nirmala Dewi mengatakan kehadiran Menpora memberikan motivasi besar bagi atlet basket putra dan putri.

“Komitmen Menpora sejak awal dengan menyediakan anggaran maksimal membuat atlet bisa fokus bertanding dan yakin perjuangan mereka mendapat dukungan penuh pemerintah,” ujarnya.

Hal senada diungkapkan Direktur Tim Nasional Hoki Es Indonesia Jonathan Sudarta. Ia menilai dukungan pemerintah menjadi faktor penting keberhasilan timnas hoki es mencetak sejarah dengan meraih medali emas.

“Kami tidak ingin menyia-nyiakan kepercayaan Bapak Presiden dan kesempatan dari Bapak Menpora. Emas pertama kami di SEA Games ini adalah jawaban atas dukungan penuh pemerintah,” ucap Jonathan.

Federasi-federasi olahraga menilai sinergi antara perhatian Presiden Prabowo Subianto dan dukungan kebijakan Menpora Erick Thohir telah menciptakan iklim yang kondusif bagi peningkatan prestasi atlet. Kombinasi motivasi, kesejahteraan, dan dukungan anggaran dinilai menjadi fondasi penting bagi keberhasilan Indonesia di SEA Games 2025.

Capaian tersebut diharapkan menjadi pijakan untuk menjaga konsistensi prestasi atlet nasional di ajang internasional mendatang. ***