INDORAYATODAY.COM – Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas (ratas) bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan sejajaran menteri Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta, Kamis (23/7/2026).

Rapat tersebut berfokus pada sejumlah isu strategis nasional, mulai dari penguatan ekonomi kerakyatan melalui pembentukan Koperasi Desa Merah Putih, percepatan hilirisasi, ketahanan energi, hingga evaluasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan, salah satu agenda utama yang dibawa dalam pertemuan tersebut adalah konsep pembentukan Koperasi Desa Merah Putih.

“Koperasi Desa Merah Putih, sepertinya itu, tetapi saya belum tahu betul (materi detailnya). Saya bawa bahan saja yang banyak,” kata Purbaya saat ditemui di kompleks Istana Kepresidenan, Kamis.

Evaluasi Anggaran Program MBG Terkait isu yang beredar mengenai potensi penyesuaian atau pengurangan anggaran Program Makan Bergizi Gratis, Purbaya menegaskan hingga kini belum ada keputusan resmi dari Presiden.

Ia menjelaskan, koordinasi lebih lanjut masih menunggu konsolidasi internal dari pimpinan baru Badan Gizi Nasional. Setelah proses tersebut rampung, pembahasan mengenai efisiensi dan tata kelola program MBG akan dilanjutkan secara menyeluruh.

Dalam kesempatan sama, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan, ratas juga menyoroti keterkaitan antara pengembangan koperasi desa, pertumbuhan ekonomi daerah, dan dukungan sektor energi terhadap percepatan hilirisasi.

Keberadaan Koperasi Desa Merah Putih diharapkan tak sekadar menjadi wadah usaha warga, tetapi juga mampu menggerakkan roda ekonomi perdesaan yang terintegrasi dengan industri strategis nasional.

“Bahas koperasi. Termasuk di dalamnya adalah mengenai koperasi dan perkembangan ekonomi serta hilirisasi,” tutur Bahlil.

BACA JUGA:  Prabowo Canangkan Pembangunan 10 Universitas Berstandar Inggris