INDORAYATODAY.COM, NEW DELHI – Seorang mahasiswi Indonesia di India, Indah Permata Sari, mengaku haru dapat bertemu langsung dengan Presiden Prabowo Subianto saat kunjungan ke New Delhi, India.
Indah yang sedang menempuh pendidikan di University of Delhi menyebut pertemuan tersebut menjadi pengalaman berharga karena selama ini ia hanya melihat sosok Presiden melalui layar.
“Sebetulnya sampai sekarang saya masih gugup. Apalagi tadi ada sesi paling lama ditanya-tanya. Tapi secara keseluruhan saya senang sekali bisa bertemu Pak Presiden secara langsung,” ujar Indah usai prosesi penyambutan Prabowo di New Delhi, Sabtu (12/9/2026).
Indah mengatakan momen berjabat tangan dengan Presiden Prabowo menjadi salah satu pengalaman yang paling membekas baginya.
Bersama rombongan dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI), ia telah berada di lokasi sejak pukul 06.00 untuk menyambut kedatangan Presiden RI.
“Hari ini saya bisa berjabat tangan langsung. Saya senang,” katanya.
Menurut Indah, pertemuan tersebut bukan hanya memberikan kebahagiaan secara pribadi, tetapi juga menjadi kesempatan untuk menyampaikan harapan kepada pemimpin Indonesia.
Ia berharap Presiden Prabowo selalu diberikan kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan amanah memimpin Indonesia.
“Semoga Bapak Presiden sehat-sehat selalu dan dijauhkan dari hal-hal buruk. Harapannya, semoga Bapak Presiden bisa membawa Indonesia menjadi Indonesia Emas seperti yang dikatakan,” ucapnya.
Sebagai mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan di luar negeri, Indah menilai sektor pendidikan memiliki peran penting dalam mewujudkan cita-cita Indonesia Emas.
Ia mengapresiasi berbagai upaya pemerintah dalam membuka akses pendidikan, termasuk dukungan terhadap beasiswa dan kesempatan belajar bagi generasi muda Indonesia.
Menurutnya, dukungan pendidikan tidak hanya berkaitan dengan kesempatan memperoleh ilmu, tetapi juga bagaimana pemerintah menciptakan kondisi yang mendukung generasi muda untuk berkembang.
Indah menilai perhatian terhadap kebutuhan dasar anak-anak juga menjadi bagian penting dalam mendukung dunia pendidikan.
Selain dukungan terhadap pendidikan, Indah turut menyampaikan pandangannya mengenai Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Menurutnya, program tersebut memiliki keterkaitan dengan pendidikan karena pemenuhan gizi dapat mendukung tumbuh kembang anak-anak sekolah.
“Menurut saya programnya bagus, karena tidak hanya mendukung dari luar, tetapi juga dari dalam. Maksudnya, kebutuhan gizi anak-anak sekolah juga diperhatikan,” tuturnya.
Ia berharap berbagai kebijakan yang mendukung pendidikan dan kesejahteraan generasi muda dapat terus diperkuat.
Bagi Indah, perhatian terhadap pendidikan menjadi langkah penting agar semakin banyak anak Indonesia memiliki kesempatan belajar, berkembang, dan meraih masa depan yang lebih baik.
“Menurut saya, Bapak Presiden sangat membantu dan mendukung para pendidik serta mahasiswa Indonesia untuk menempuh pendidikan yang lebih bagus,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan