DEPOK, INDORAYA TODAY – Sebanyak 436 calon haji asal Kota Depok yang tergabung dalam kloter 12 akan dilepas secara resmi oleh Wali Kota Depok pada Selasa (6/5/2025) pagi. Prosesi pelepasan dijadwalkan berlangsung pukul 06.00 WIB di Balai Kota Depok sebelum para jamaah diberangkatkan menuju Embarkasi Haji Bekasi (JKS).

Kepastian ini disampaikan oleh Pelaksana Haji pada Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umroh (PHU) Kementerian Agama (Kemenag) Kota Depok, Ikhwanuddin. Ia menjelaskan, kloter 12 terdiri dari 436 jamaah dan 6 petugas pendamping, termasuk ketua kloter, pembimbing ibadah, tenaga kesehatan, serta petugas haji daerah.

“Mereka akan dilepas secara resmi oleh Wali Kota Depok pada Selasa pagi, 6 Mei 2025, pukul 06.00 WIB dari Balai Kota, lalu diberangkatkan ke Embarkasi Bekasi (JKS),” ujar Ikhwanuddin.

Pada Senin (5/5/2025) pagi, sebanyak 442 koper milik jamaah telah diserahkan ke Kantor Kemenag Depok. Proses ini menjadi bagian dari tahapan akhir sebelum keberangkatan menuju Tanah Suci. Setiap koper diberi penanda pita berwarna berbeda sesuai dengan rombongan, untuk mempermudah proses identifikasi setibanya di penginapan.

“Hal ini untuk memudahkan identifikasi koper saat tiba di hotel di Tanah Suci. Jamaah tidak lagi bertemu kopernya setelah diserahkan, kecuali saat tiba di penginapan,” katanya.

Ikhwanuddin menegaskan bahwa meski jamaah berasal dari berbagai Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) maupun jalur mandiri, seluruhnya tetap berada dalam satu komando kloter yang terintegrasi dalam sistem pelayanan haji.

“Jadi walaupun berasal dari KBIH berbeda, semua tetap dikoordinasikan oleh satu tim, mulai dari pembimbing ibadah hingga petugas kesehatan,” tuturnya.

Kemenag juga mengimbau para jamaah tidak membawa barang-barang yang dilarang selama penerbangan dan pelaksanaan ibadah. Pemeriksaan koper akan kembali dilakukan di embarkasi menggunakan alat pemindai (X-ray).

BACA JUGA:  Wali Kota Depok Supian Suri: Rumah Layak Huni Kunci Warga Sehat dan Bahagia

“Semua itu sudah kami sosialisasikan sejak manasik haji. Fokus jamaah di sana adalah ibadah, bukan lagi urusan mencuci atau memasak. Semua kebutuhan dasar sudah difasilitasi pemerintah,” pungkasnya.

Kloter 12 terdiri dari 11 rombongan, masing-masing rombongan berisi sekitar 40 jamaah. Rombongan tersebut kembali dibagi ke dalam regu kecil untuk memudahkan koordinasi selama menjalani rangkaian ibadah haji. Hingga kini, Kemenag memastikan seluruh persiapan berjalan tanpa kendala berarti.