INDORAYATODAY.COM, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (KAI) membatalkan sembilan perjalanan kereta api pada Selasa (20/1/2026) sebagai bagian dari langkah kehati-hatian dalam proses pemulihan operasional pascabanjir dan cuaca ekstrem yang melanda sejumlah wilayah Pulau Jawa.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, meski pemulihan operasional terus menunjukkan perkembangan positif, pembatalan terbatas masih diperlukan demi memastikan keselamatan perjalanan.

“Pemulihan operasional terus berjalan dan kelambatan perjalanan semakin terkendali. Namun keselamatan pelanggan dan petugas tetap menjadi prioritas utama, sehingga pembatalan terbatas masih dilakukan sebagai penguatan keselamatan,” ujar Anne dalam keterangan resmi, Selasa (20/1/2026).

Pembatalan dilakukan seiring masih berlangsungnya pemeriksaan lanjutan terhadap sarana dan prasarana akibat dampak cuaca ekstrem dan banjir pada hari-hari sebelumnya. Adapun sembilan perjalanan kereta api yang dibatalkan hari ini adalah:

1. KA 50F–51F Purwojaya relasi Gambir–Cilacap

2. KA 56F–53F Purwojaya relasi Cilacap–Gambir

3. KA 58F–59F Purwojaya relasi Gambir–Cilacap

4. KA 60F–57F Purwojaya relasi Cilacap–Gambir

5. KA 7001A Gajayana Tambahan relasi Malang–Gambir

6. KA 7002A Gajayana Tambahan relasi Gambir–Malang

7. KA 7004 Sembrani Tambahan relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi

8. KA 2B Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi

9. KA 132B Parahyangan relasi Gambir–Bandung

Gangguan operasional sebelumnya terutama dipicu curah hujan tinggi di lintas Daop 4 Semarang dan Daop 1 Jakarta. Salah satu titik terdampak berada di petak jalan Pekalongan–Sragi akibat luapan sungai dan jebolnya tanggul, sehingga memerlukan pengaturan operasional khusus dan pemeriksaan teknis berlapis.

KAI mencatat perbaikan signifikan pada ketepatan waktu perjalanan. Pada periode 19 Januari 2026 pukul 12.00 WIB hingga 20 Januari 2026 pukul 08.00 WIB, dari 227 perjalanan kereta api jarak jauh yang berangkat, sebanyak 216 perjalanan atau 95,15 persen berangkat tepat waktu. Sementara itu, dari 244 perjalanan kedatangan, sebanyak 209 perjalanan atau 85,66 persen tiba tepat waktu.

BACA JUGA:  Cuaca Ekstrem Ancam Depok, Dinkes Minta Warga Lakukan Ini di Rumah

Seiring pemulihan, KAI mengerahkan ratusan personel prasarana dan operasional yang bekerja 24 jam dalam tiga shift. Penanganan meliputi pemeriksaan lintasan, penguatan struktur jalur, perapihan rel, serta penyempurnaan sistem drainase sebelum seluruh perjalanan kembali berjalan normal.

KAI menegaskan bahwa keselamatan tetap menjadi prioritas utama selama proses pemulihan pascabanjir. Hak pelanggan tetap dijamin melalui service recovery dan pengembalian bea tiket 100 persen sesuai ketentuan. ***