INDORAYATODAY.COM, JAKARTA – Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengungkap isi pembicaraan dalam pertemuan tertutup antara Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Prancis Emmanuel Macron di Istana Élysée, Paris. Pertemuan berlangsung selama sekitar 2,5 jam dan membahas penguatan kemitraan strategis serta isu global.
Teddy menyampaikan bahwa Presiden Prabowo hanya berada di Paris kurang dari lima jam untuk melakukan pertemuan khusus dengan Presiden Macron. Pertemuan tertutup tersebut diawali dengan jamuan makan malam dan berlangsung sekitar dua setengah jam.
“Presiden Prabowo mengunjungi Paris kurang dari lima jam untuk melakukan pertemuan tertutup dengan Presiden Emmanuel Macron. Pertemuan tertutup kedua pemimpin tersebut berlangsung sekitar 2,5 jam diawali makan malam,” ujar Teddy, dikutip dari akun Instagram Sekretariat Kabinet, Minggu (25/01/2026).
Menurut Teddy, dalam pertemuan tersebut Prabowo dan Macron berkomitmen untuk memperkuat kemitraan strategis Indonesia–Prancis di berbagai bidang. Selain kerja sama bilateral, kedua pemimpin juga membahas perkembangan isu global dan internasional.
“Serta menyelaraskan isu-isu global dan internasional antara kedua kepemimpinan serta terkait kepemimpinan Prancis sebagai tuan rumah pertemuan G7,” kata Teddy.
Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo didampingi Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dan Kepala Protokol Negara Andy Rachmianto.
Sementara itu, Presiden Macron didampingi oleh Kepala Staf Kepresidenan Jenderal Vincent Giraud, Penasihat Luar Negeri Emmanuel Bonne, serta Duta Besar Prancis untuk Indonesia Fabien Penone. Kehadiran para pejabat tersebut mencerminkan pentingnya pertemuan bilateral yang digelar secara tertutup itu.
Pertemuan Prabowo dan Macron menjadi bagian dari rangkaian kunjungan kerja Presiden RI ke sejumlah negara Eropa. Setelah menyelesaikan agenda di Prancis, Prabowo kembali ke Indonesia pada Sabtu (24/01/2026) sore.
Berdasarkan tayangan YouTube Sekretariat Presiden, pesawat yang membawa Presiden Prabowo tiba di Tanah Air sekitar pukul 17.25 WIB. Sebelumnya, Prabowo telah menjalani kunjungan kerja ke Inggris dan Swiss.
Di Inggris, Prabowo bertemu dengan Perdana Menteri Keir Starmer dan Raja Charles III. Sementara di Swiss, ia menghadiri World Economic Forum (WEF) di Davos dan menandatangani piagam sebagai tanda bergabungnya Indonesia dalam Board of Peace atau Dewan Perdamaian.
Setelah dari Swiss, Prabowo melanjutkan lawatan ke Prancis untuk memenuhi undangan jamuan santap malam bersama Presiden Emmanuel Macron di Istana Élysée. Pertemuan tersebut sekaligus menegaskan komitmen kedua negara dalam memperkuat kerja sama bilateral dan menyikapi dinamika global secara bersama. ***

Tinggalkan Balasan