DEPOK, INDORAYA TORAY – Kabar gembira bagi warga Depok, khususnya wilayah Limo dan sekitarnya. SMK Negeri (SMKN) 5 Depok resmi dibuka tahun ini dan langsung menerima siswa baru pada tahun ajaran 2026/2027, meski proses pembangunan gedung sekolah masih berjalan.
Wali Kota Depok, Supian Suri, memastikan SMKN 5 Depok mulai beroperasi setelah Pemerintah Kota Depok menyerahkan lahan fasilitas sosial dan fasilitas umum (fasos-fasum) seluas 5.000 meter persegi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Lahan tersebut berada di RW 5 dan RW 12, Kelurahan Meruyung, Kecamatan Limo.
“Alhamdulillah, tanah aset Pemkot Depok sudah kami serahkan ke Pemprov Jabar. Tahun ini SMKN 5 Depok mulai dibangun dan penerimaan siswa baru sudah bisa dibuka tahun ajaran ini,” kata Supian Suri saat meninjau lokasi lahan, dikutip Minggu (1/2/2026).
Supian menjelaskan, pada tahap awal sebanyak tiga hingga maksimal empat rombongan belajar (rombel) akan diterima. Sementara waktu, kegiatan belajar mengajar dititipkan di SMAN 6 Depok, yang lokasinya masih berada di wilayah Limo.
“Alhamdulillah, kepala sekolah SMAN 6 Depok sudah bersedia. Jadi anak-anak SMKN 5 Depok tetap bisa belajar sambil menunggu gedung sekolahnya selesai dibangun,” ujarnya.
Menurut Supian, pembangunan fisik SMKN 5 Depok ditargetkan berjalan tahun ini sehingga tahun depan sekolah sudah bisa dimanfaatkan secara penuh. Ia berharap kehadiran SMKN 5 Depok dapat menjawab kebutuhan pendidikan kejuruan bagi warga Depok.
Sementara itu, Kepala Kantor Cabang Dinas (KCD) Wilayah II Disdik Provinsi Jawa Barat, Ervin Aulia Rachman, menegaskan pembangunan SMKN 5 Depok merupakan bentuk nyata kolaborasi antara Pemprov Jabar dan Pemkot Depok.
“Ini sejalan dengan visi Gubernur Jawa Barat dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui pembangunan unit sekolah baru di setiap kabupaten dan kota,” kata Ervin.
Ervin memastikan proses hibah lahan telah rampung dan ditandatangani oleh Gubernur Jawa Barat serta Wali Kota Depok. Saat ini, pihaknya tengah menyelesaikan tahapan perizinan, mulai dari penetapan lokasi, perencanaan, Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), hingga kajian dari BPBD.
“Setelah perizinan lengkap, dilanjutkan penyusunan DED dan baru masuk tahap pembangunan. Mudah-mudahan semua proses berjalan lancar dan tahun ini SMKN 5 Depok benar-benar mulai dibangun,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan