INDORAYATODAY.COM, DEPOK – Wali Kota Depok Supian Suri menegaskan bahwa pembangunan daerah harus berorientasi pada dampak nyata bagi masyarakat. Kekompakan dinilainya menjadi modal awal, tetapi harus diikuti kerja konkret yang manfaatnya dirasakan langsung oleh warga Kota Depok.

“Kompak menjadi modal utama kita untuk bisa bergerak. Tapi bergerak saja tidak cukup, karena kita dituntut untuk memberikan dampak bagi anak-anak kita, keluarga kita, dan masyarakat Kota Depok,” ujar Supian dalam acara syukuran HUT 18 Gerindra Depok pada Jumat (6/2/2026).

Supian menyampaikan bahwa amanah kepemimpinan tidak berhenti pada proses menjalankan tugas, melainkan harus diwujudkan melalui hasil yang jelas dan terukur. Menurutnya, tanggung jawab tersebut harus dijalankan secara maksimal.

“Harapan kita bukan hanya mendapat kesempatan melaksanakan amanah ini, tetapi benar-benar melaksanakan amanah ini secara maksimal,” katanya.

Ia juga menekankan bahwa keberagaman latar belakang masyarakat, baik suku, agama, pemikiran, maupun pendidikan bukan hambatan dalam pembangunan. Perbedaan tersebut, menurut Supian, justru harus menjadi kekuatan untuk bergerak bersama.

“Kita semua memiliki latar belakang yang berbeda-beda. Namun apa pun itu, kompak menjadi modal utama kita untuk bisa bergerak,” ujar Supian.

Dalam menjalankan pemerintahan, Supian mengingatkan adanya tuntutan dari Presiden Prabowo Subianto agar setiap kebijakan dan program memberi dampak langsung bagi masyarakat.

Supian menegaskan pentingnya menyelaraskan program pemerintah pusat, provinsi, dan daerah agar manfaatnya dirasakan secara luas. Ia menyinggung sejumlah program nasional yang harus dijalankan secara optimal hingga ke tingkat masyarakat.

“Program-program yang kita jalankan, baik program Pak Presiden seperti Makan Bergizi Gratis, Sekolah Rakyat, hingga cek kesehatan gratis harus benar-benar memberikan dampak bagi kebaikan masyarakat Indonesia,” ujarnya.

Selain itu, Supian juga menyoroti dampak pembangunan infrastruktur di Jawa Barat yang dinilainya telah dirasakan masyarakat. Ia menilai pembangunan tersebut menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas hidup warga.

BACA JUGA:  Cing Ikah Ingatkan Anggota DWP Depok Jaga Lifestyle dari Sisi Kemewahan

“Program Pak Gubernur di bidang infrastruktur sudah sama-sama kita rasakan. Jawa Barat hari ini menjadi provinsi yang istimewa,” kata Supian.

Menurutnya, Pemerintah Kota Depok tidak ingin tertinggal dalam upaya tersebut. Ia menegaskan komitmen untuk terus mendorong pembangunan yang berorientasi pada manfaat nyata bagi warga.

Supian menegaskan bahwa arah pembangunan Depok ke depan adalah menjadikan kota ini semakin inklusif dan terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat. Ia menyebut, persepsi Depok sebagai kota eksklusif perlahan berubah.

“Dulu Depok disebut kota eksklusif, sekarang Depok sudah menjadi kota yang inklusif. Kita semua terbuka dan memiliki ruang yang sama,” ujarnya.

Ia menutup dengan menegaskan identitas Depok sebagai rumah bersama bagi seluruh warganya.

“Depok adalah rumah bagi kita semua. Tidak ada lagi sekat kelompok tertentu. Depok adalah milik kita bersama,” kata Supian. ***