DEPOK, INDORAYA TODAY – Kabar baik datang bagi warga Depok dan sekitarnya. Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Anugerah Sehat Afiat (ASA) Kota Depok kini bersiap membuka layanan hemodialisa atau cuci darah dalam waktu dekat. Layanan ini ditargetkan mampu melayani puluhan pasien setiap bulan setelah resmi beroperasi.

Wali Kota Depok Supian Suri mengatakan, RSUD ASA telah mengantongi izin untuk penyediaan layanan cuci darah dengan dukungan lima mesin hemodialisa, terdiri dari empat mesin untuk pasien umum dan satu khusus pasien infeksius.

“Alhamdulillah RSUD ASA sudah mendapat izin untuk layanan cuci darah. Ada lima mesin yang disiapkan, dan ini akan sangat membantu masyarakat,” ujar Supian Suri di sela kegiatan operasi bibir sumbing dan langit-langit di RSUD ASA Tapos, Jumat (17/4/2026).

Ia menjelaskan, saat ini pihak rumah sakit tengah menunggu persetujuan dari BPJS Kesehatan agar layanan tersebut bisa segera diakses lebih luas oleh peserta JKN. Jika seluruh proses berjalan lancar, layanan ditargetkan mulai beroperasi pada awal Mei 2026.

“Insya Allah kalau BPJS sudah menyetujui, awal Mei kita sudah bisa mulai melayani pasien cuci darah di RSUD ASA,” tambahnya.

Dari perhitungan operasional, RSUD ASA diperkirakan mampu melayani sedikitnya dua pasien per mesin setiap hari. Dengan empat mesin aktif selama enam hari kerja dalam sepekan, kapasitas layanan diproyeksikan mencapai sekitar 48 pasien per bulan.

Selain fokus pada pengembangan layanan cuci darah, Supian Suri juga menekankan pentingnya peningkatan layanan kesehatan lainnya, termasuk operasi bibir sumbing dan langit-langit yang saat ini terus digalakkan sebagai bagian dari program sosial rumah sakit.

Ia juga meminta jajaran camat, lurah, hingga RT dan RW untuk aktif mendata warga yang membutuhkan penanganan medis sejak dini, agar tidak kehilangan masa emas penanganan kesehatan, terutama bagi pasien anak.

BACA JUGA:  Beringas Saat Kejadian, 5 Pelaku Pengeroyokan di Tapos Depok Kini Lemas di Kantor Polisi

“Kita tidak ingin ada warga yang terlambat ditangani. Untuk bibir sumbing, idealnya operasi dilakukan sejak usia tiga bulan agar hasilnya maksimal,” tegasnya.

Supian Suri menambahkan, Pemkot Depok juga tengah mengkaji skema pembiayaan melalui APBD agar layanan kesehatan dasar, termasuk operasi dan tindakan medis tertentu, bisa lebih cepat diakses masyarakat tanpa terkendala waktu anggaran.

Dengan tambahan layanan cuci darah ini, RSUD ASA Depok diharapkan menjadi salah satu pusat layanan kesehatan rujukan yang semakin lengkap dan mampu menjawab kebutuhan medis masyarakat secara berkelanjutan.