DEPOK, INDORAYA TODAY – Momen pernikahan sederhana di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bojongsari, Selasa (21/4/2026), berubah menjadi peristiwa tak terlupakan. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) bersama Wali Kota Depok, Supian Suri, hadir langsung menjadi saksi nikah lima pasangan pengantin.

Kehadiran dua pejabat tersebut tak sekadar simbolis. Di hadapan para pengantin, Dedi Mulyadi langsung mengumumkan hadiah spesial berupa tabungan untuk uang muka (DP) rumah yang diberikan kepada setiap pasangan.

“Pengumuman, barusan dirut Bank BJB Whatsapp (WA) memberikan hadiah dalam bentuk tabungan untuk nanti DP rumah. Satu keluarga nanti dikasih tabungannya Rp 5 juta dan dikasih kulkas lalu ada mesin cuci dari PDAM,” ujar Dedi Mulyadi di hadapan para pengantin.

Momen ini langsung menjadi sorotan, karena tak hanya memberi makna sakral pada pernikahan, tetapi juga dorongan nyata bagi pasangan baru untuk memulai kehidupan rumah tangga yang lebih mapan. Peran Wali Kota Depok, Supian Suri, dalam mendampingi kegiatan ini turut menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung kesejahteraan warga sejak awal membangun keluarga.

Dedi Mulyadi menegaskan, tabungan tersebut tidak bisa dicairkan sembarangan. Dana hanya dapat digunakan untuk kebutuhan pembelian rumah atau renovasi bagi yang telah memiliki hunian.

“Nah, jadi uangnya enggak bisa diambil, kecuali nanti kalau akad untuk beli atau DP rumah. Kalau dibiarin diambil, besok habis. Kalau yang sudah punya rumah, bisa untuk renovasi rumah,” tambahnya.

Selain bantuan finansial, pasangan pengantin asal Kota Depok juga langsung menerima dokumen kependudukan seperti KTP dan Kartu Keluarga (KK) usai akad. Langkah ini mempercepat administrasi sekaligus memberi kemudahan bagi pasangan baru dalam mengurus berbagai kebutuhan pasca pernikahan.

BACA JUGA:  Pemkot Depok Imbau Warga Tak Nyalakan Kembang Api Saat Malam Tahun Baru

Adapun lima pasangan yang mengikuti nikah massal ini berasal dari berbagai wilayah, baik dari Depok maupun daerah sekitar. Mereka antara lain Faiza Endang Febrianto dan Dian Fauji Saputri, Deru Saputra dan Aigita Rianti, Sailan dan Nurul Rahmadani, Fairuz Sofwan Kamil Alfati dan Siva Salshabila, serta Eko Suprianto dan Ratu Rindi Aprilina.