INDORAYATODAY.COM, DEPOK – Anggota DPR RI sekaligus Ketua Dewan Pembina Gerindra Kota Depok Nuroji meminta kader partai aktif menangkal disinformasi dan narasi negatif di media sosial. Ia menilai peran kader sebagai komunikator politik penting untuk menyampaikan informasi berbasis data kepada masyarakat.

Dalam pertemuan pengurus Gerindra Kota Depok, Nuroji menyoroti maraknya kritik dan narasi yang dinilai tidak objektif terhadap pemerintah di ruang digital. Ia meminta kader tidak pasif dan mampu memberikan penjelasan yang konstruktif.

“Kita harus bisa menjelaskan program pemerintah dengan data. Kalau ada yang membully atau menyebarkan informasi yang tidak benar, minimal kita bantah dengan fakta,” ujar Nuroji, Senin (2/3/2026).

Ia menilai komunikasi politik di media sosial menjadi bagian penting dalam membangun persepsi publik. Karena itu, kader diminta memahami substansi program pemerintah sebelum menyampaikan kepada masyarakat.

Menurut Nuroji, penyampaian informasi yang tepat akan membantu mengurangi kesalahpahaman terkait kebijakan yang sedang berjalan.

Nuroji juga menyinggung pentingnya meredam narasi kebencian dan fitnah di ruang digital. Ia meminta kader berperan menjaga kondusivitas dengan menyampaikan informasi yang akurat.

Selain itu, ia menilai kritik terhadap program pemerintah harus disikapi secara rasional dan berbasis data, bukan opini semata.
Ia menambahkan kader memiliki tanggung jawab untuk mengedukasi masyarakat mengenai program yang dinilai berdampak langsung, termasuk di bidang pendidikan dan kesejahteraan.

Nuroji menekankan peran kader Gerindra sebagai penyampai informasi yang akurat di media sosial untuk menangkal disinformasi. Pendekatan komunikasi berbasis data dinilai penting dalam menjaga persepsi publik serta mendukung keberhasilan program pemerintah.

BACA JUGA:  Di HUT Ke-18, Hamzah Kirim Sinyal Kuat: Gerindra Depok Siap Menang