INDORAYATODAY.COM, DEPOK – Anggota DPRD Kota Depok dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) memanfaatkan momentum Safari Ramadhan untuk menyerap aspirasi masyarakat. Kegiatan yang digelar di sejumlah masjid tersebut menjadi sarana komunikasi langsung antara wakil rakyat dan warga terkait berbagai persoalan di lingkungan mereka.

Ketua Fraksi PKB DPRD Kota Depok, Siswanto, menjelaskan bahwa Safari Ramadhan yang digelar Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB Depok tidak hanya menjadi kegiatan keagamaan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut dimanfaatkan sebagai ruang dialog dengan masyarakat.

Menurut Siswanto, setelah melaksanakan salat tarawih berjamaah, jajaran PKB biasanya menggelar tabarukkan atau berkumpul bersama tokoh masyarakat serta alim ulama di lingkungan masjid.

“Usai menunaikan tarawih berjamaah, kami melakukan tabarukkan dengan para tokoh dan alim ulama di masjid. Dari situlah kami menangkap berbagai keluhan yang disampaikan masyarakat,” ujar Siswanto, Kamis (5/3/2026).

Ia mencontohkan saat Safari Ramadhan digelar di Masjid Daarul Mu’minin, Pancoran Mas. Dalam pertemuan tersebut, pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) menyampaikan kebutuhan fasilitas untuk mendukung kegiatan bazar Ramadhan yang rutin diselenggarakan di lingkungan masjid.

Menurut Siswanto, keterbatasan fasilitas berupa meja stand menjadi kendala bagi pelaksanaan bazar tersebut. Menanggapi hal itu, pihaknya membantu pengadaan meja agar kegiatan bazar dapat berjalan lebih optimal.

“Selama bulan Ramadhan mereka mengadakan bazar, namun kekurangan meja stand. Akhirnya kami bantu pengadaan meja agar kegiatan bazar tersebut bisa berjalan lebih baik,” jelasnya.

Selain persoalan fasilitas bazar, Siswanto juga menerima aspirasi terkait keberadaan guru ngaji lekar di sekitar masjid yang selama ini dinilai belum mendapatkan perhatian dari pemerintah daerah.

Ia menyebut jumlah guru ngaji di wilayah tersebut cukup banyak, namun hingga kini belum pernah menerima insentif dari Pemerintah Kota Depok.

BACA JUGA:  DPRD Depok Ingatkan Dana Rp300 Juta per RW Harus Sesuai Aturan, Edi Masturo: Ada Konsekuensi Hukum

Menurutnya, aspirasi tersebut akan diperjuangkan melalui jalur legislatif agar mendapat perhatian pemerintah daerah. Ia juga menyatakan DPRD siap mendukung program Pemerintah Kota Depok dalam upaya meningkatkan literasi huruf Hijaiyah di tengah masyarakat.

Aspirasi lainnya muncul saat Safari Ramadhan digelar di Masjid Jami’ Ar-Ridho, Sukatani, Kecamatan Tapos. Dalam dialog bersama warga, masyarakat menyampaikan keluhan mengenai kondisi lingkungan sekitar masjid yang kerap terdampak banjir.

Menanggapi hal itu, Siswanto menyebut anggota DPRD dari PKB di daerah pemilihan setempat akan turut mengawal penyelesaian persoalan tersebut.

Menurut Siswanto, kegiatan Safari Ramadhan menjadi momentum penting bagi DPRD untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung. Melalui komunikasi yang terbuka, berbagai persoalan yang dihadapi warga dapat diketahui dan diperjuangkan melalui kebijakan di parlemen.

Ia menegaskan bahwa DPRD memiliki tanggung jawab untuk memastikan aspirasi masyarakat dapat tersampaikan dan menjadi bagian dari proses pembangunan daerah di Kota Depok. ***