INDORAYATODAY.COM, DEPOK – Peta politik di Kota Depok mulai bergeser. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memberi sinyal kuat merapat ke barisan koalisi Wali Kota Depok Supian Suri (SS) usai melakukan safari politik ke sejumlah partai, termasuk Gerindra.

Sinyal itu menguat setelah jajaran DPD PKS Kota Depok menyambangi kediaman Ketua DPC Partai Gerindra Depok, Pradi Supriatna, di kawasan Kukusan, Beji, Jumat (27/3/2026). Pertemuan berlangsung hangat dan penuh nuansa rekonsiliasi pasca-Pilkada 2024.

Ketua DPD PKS Kota Depok, Heridianto, mengaku kunjungan tersebut menjadi momentum memperkuat silaturahmi lintas partai demi membangun Depok yang lebih harmonis. Ia menekankan pentingnya sinergi politik untuk kepentingan masyarakat.

“Alhamdulillah, kami disambut hangat oleh Bang Pradi. Banyak wejangan yang luar biasa untuk memperkuat silaturahmi dan sinergi dalam membangun Kota Depok ke depan,” kata Heridianto.

Tak hanya Heridianto, Ketua DPRD Kota Depok yang juga Ketua Majelis Pertimbangan Daerah (MPD) PKS, Ade Supriyatna, turut menegaskan bahwa politik pasca-Pilkada seharusnya tidak lagi menyisakan sekat.

Menurut Ade, pesan yang disampaikan Pradi Supriatna mencerminkan jiwa kenegarawanan yang menempatkan kepentingan publik di atas kepentingan politik kelompok. Ia menyebut momentum Idul Fitri menjadi titik balik untuk kembali menyatu.

“Sekat-sekat yang ada, itu tidak menjadikan kita bertolak belakang atau bermusuhan. Setelah kontestasi selesai, kita semua kembali menjadi warga Depok yang punya tanggung jawab bersama,” ujar Ade.

Ade juga menegaskan bahwa dalam konteks pemerintahan daerah tidak dikenal istilah oposisi. Baik eksekutif maupun legislatif, kata dia, merupakan satu kesatuan dalam menjalankan roda pemerintahan.

“Dari awal saya sudah sampaikan, tidak ada oposisi di pemerintahan daerah. Semua bekerja untuk kepentingan masyarakat, bagaimana pelayanan lebih baik dan kesejahteraan meningkat,” tegasnya.

BACA JUGA:  Nama Igun Sumarno Menguat Usai Musda PAN Depok

Pernyataan itu sekaligus mempertegas arah politik PKS yang mulai meninggalkan garis lama bersama Golkar. Seperti diketahui, pada Pilkada Depok 2024, PKS berkoalisi dengan Golkar mengusung pasangan Imam Budi Hartono dan Ririn Farabi.

Sementara itu, kubu pemenang Pilkada yakni Supian Suri dan Chandra Rahmansyah didukung koalisi besar yang dipimpin Gerindra bersama PDIP, PKB, Demokrat, PAN, PPP, PSI, dan NasDem.

Langkah PKS semakin terbaca setelah sehari berselang, Sabtu (28/3/2026), mereka juga melanjutkan silaturahmi politik ke DPC PPP Kota Depok. Rangkaian pertemuan ini dinilai sebagai manuver serius untuk masuk ke lingkar kekuasaan.

Dengan manuver tersebut, publik kini menanti langkah resmi PKS: apakah benar-benar bergabung ke koalisi Supian Suri atau tetap bermain di posisi abu-abu. Yang jelas, dinamika politik Depok kembali memanas jelang konsolidasi kekuatan baru.