DEPOK, INDORAYA TODAY – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok terus menggencarkan langkah preventif untuk menekan penyebaran penyakit campak yang mengalami peningkatan kasus pada periode 2025-2026. Upaya ini dilakukan melalui program imunisasi kejar atau catch up campaign yang dilaksanakan serentak sejak Maret 2026.

Program tersebut menjadi respons cepat atas adanya kesenjangan cakupan imunisasi serta menurunnya kekebalan kelompok (herd immunity) di tengah masyarakat. Kondisi ini dinilai berpotensi memicu Kejadian Luar Biasa (KLB) campak jika tidak segera ditangani secara masif dan terstruktur.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok, Devi Maryori, menegaskan bahwa imunisasi kejar menjadi strategi penting untuk memastikan seluruh anak mendapatkan perlindungan optimal dari campak dan rubela. Terlebih, penyakit ini dapat menimbulkan komplikasi serius hingga berisiko menyebabkan kematian.

“Imunisasi campak rubela sangat penting. Dua dosis lengkap pada usia balita mampu memberikan perlindungan maksimal dari penyakit campak dan komplikasinya,” ujar Devi.

Ia menjelaskan, sasaran program imunisasi kejar ini adalah anak usia 9 hingga 59 bulan yang belum mendapatkan imunisasi campak-rubela secara lengkap. Oleh karena itu, orang tua diminta aktif memeriksa status imunisasi anak dan segera melengkapinya jika masih belum terpenuhi.

Pelaksanaan imunisasi kejar sendiri dilakukan di berbagai fasilitas layanan kesehatan yang mudah dijangkau masyarakat. Mulai dari puskesmas di seluruh wilayah Kota Depok, posyandu, hingga praktik mandiri bidan, klinik, dan rumah sakit terdekat.

Dinkes Depok juga memastikan ketersediaan vaksin serta tenaga kesehatan selama program berlangsung. Langkah ini dilakukan untuk menjamin pelayanan berjalan optimal dan menjangkau seluruh sasaran tanpa terkecuali.

Selain itu, edukasi kepada masyarakat terus digencarkan agar kesadaran akan pentingnya imunisasi semakin meningkat. Partisipasi aktif orang tua dinilai menjadi kunci keberhasilan program ini dalam menekan angka penyebaran campak.

BACA JUGA:  Viral Motor Jatuh karena Oli di Flyover UI, Begini Respons Satlantas Depok

Dengan cakupan imunisasi yang merata, Dinkes Depok optimistis potensi terjadinya KLB campak dapat dicegah sejak dini. Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam melindungi generasi masa depan dari penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi.

Masyarakat pun diimbau untuk tidak menunda imunisasi anak. Dengan melengkapi dua dosis vaksin campak-rubela, anak-anak akan memiliki perlindungan lebih kuat terhadap ancaman penyakit berbahaya tersebut.