DEPOK, INDORAYA TODAY – Kinerja gemilang ditorehkan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) PT Tirta Asasta Depok sepanjang 2025. Badan usaha milik daerah ini berhasil membukukan laba sebelum pajak sebesar Rp37,4 miliar, melampaui target yang ditetapkan.
Direktur Utama PT Tirta Asasta Depok, M. Olik Abdul Holik, mengatakan capaian tersebut menjadi indikator positif atas penguatan kinerja perusahaan dalam melayani masyarakat sekaligus menjaga kesehatan keuangan.
“Alhamdulillah, laba sebelum pajak 2025 mencapai Rp37,4 miliar. Ini melampaui target yang ditetapkan sebesar Rp33,8 miliar,” ujar Olik, dikutip dari situs resmi PT Tirta Asasta, Rabu (8/4/2026).
Selain laba, Tirta Asasta juga mencatat total pendapatan sebesar Rp257,2 miliar. Volume air terjual bahkan mencapai 20 juta meter kubik, yang juga berhasil melampaui target perusahaan.
Tak hanya itu, tingkat kebocoran air atau non-revenue water (NRW) berhasil ditekan di angka 23,95 persen, lebih baik dari target yang ditetapkan sebesar 24 persen.
Dari sisi layanan, hingga 31 Desember 2025 jumlah sambungan aktif tercatat sebanyak 99.139 pelanggan, dengan cakupan pelayanan mencapai 22,88 persen dari total wilayah.
Capaian tersebut turut diperkuat dengan penilaian kinerja dari pemerintah pusat. Kementerian Pekerjaan Umum memberikan skor 4,25 dengan kategori sehat, sementara penilaian kinerja berdasarkan Kepmendagri mencapai 69,58 dengan kategori baik.
Olik menegaskan, hasil positif ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, mulai dari Pemerintah Kota Depok, DPRD, hingga seluruh pegawai yang bekerja maksimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Terima kasih kepada seluruh pihak, khususnya para pegawai yang telah bekerja siang dan malam melayani warga Depok. Capaian ini adalah hasil kerja bersama,” katanya.
Meski demikian, Tirta Asasta masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah, terutama dalam memperluas cakupan layanan air bersih agar semakin banyak masyarakat yang terlayani di masa mendatang.

Tinggalkan Balasan