DEPOK, INDORAYA TODAY – Pemerintah Kota Depok terus memperkuat langkah pemberdayaan perempuan melalui strategi konkret berbasis keterampilan. Kali ini, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Depok menggelar pelatihan tata boga bagi 22 anggota kelompok Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA).

Program ini tak sekadar pelatihan biasa. Pemkot Depok menargetkan lahirnya pelaku usaha baru dari kalangan perempuan, khususnya mereka yang menjadi tulang punggung keluarga.

Kepala DP3AP2KB Kota Depok, Citra Indah Yulianti, menegaskan pelatihan tersebut dirancang untuk membekali peserta dengan keterampilan praktis yang langsung bisa diterapkan menjadi peluang usaha.

“Melalui pelatihan ini, kami ingin para ibu tidak hanya memiliki keterampilan, tetapi juga mampu memanfaatkannya sebagai peluang usaha untuk meningkatkan pendapatan keluarga,” ujar Citra, dikutip dari situs resmi Pemkot Depok, Minggu (19/4/2026).

Ia menekankan, program ini merupakan bagian dari strategi berkelanjutan Pemkot Depok dalam mengangkat ekonomi perempuan. Tidak berhenti di pelatihan, peserta juga didorong membangun usaha rumahan yang produktif.

“Selain mendapatkan materi dari instruktur, para peserta juga akan memperoleh bantuan alat memasak sebagai penunjang untuk memulai atau mengembangkan usaha,” katanya.

Pelatihan yang berlangsung selama dua hari pada 14-15 April itu menghadirkan instruktur profesional di bidang tata boga. Para peserta dilatih mengolah berbagai menu berbahan sederhana yang memiliki nilai jual di pasaran.

Menu yang dipraktikkan antara lain puding lumut gula merah, brownies fudgy, dimsum mentai, hingga chicken salted egg, jenis makanan yang dinilai mudah diproduksi dan diminati masyarakat.

Salah satu peserta, Sulistyowati, warga Kelurahan Cisalak, Kecamatan Sukmajaya, mengaku pelatihan tersebut membuka peluang baru bagi dirinya untuk berwirausaha.

“Alhamdulillah, pelatihan ini sangat bermanfaat bagi saya untuk membantu meningkatkan ekonomi keluarga. Semoga ke depan bisa terus mengikuti pelatihan lainnya,” ujarnya.

BACA JUGA:  PLN UP3 Depok Teken Komitmen Antisuap, Wujudkan Pelayanan Bersih dan Transparan

Dengan langkah ini, Depok menegaskan komitmennya menjadikan perempuan sebagai motor penggerak ekonomi keluarga sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat dari level paling dasar.