INDORAYATODAY.COM, DEPOK – Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman menyiapkan pembangunan 10 kota baru yang diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah hingga masyarakat dengan penghasilan menengah.
Menteri PKP Maruarar Sirait mengatakan sejumlah wilayah yang masuk dalam rencana pembangunan kota baru tersebut antara lain Tangerang, Bogor, Batang, Deli Serdang, hingga Kubu Raya.
Ara, sapaan akrab Maruarar Sirait, mengatakan pemerintah saat ini telah mengantongi sejumlah titik lokasi yang diproyeksikan menjadi kawasan kota baru.
“Kami sudah mendapatkan data untuk bakal 10 kota baru,” ujar Ara, Kamis (14/5/2026).
Menurut dia, salah satu lokasi yang telah terkonfirmasi siap dibangun ialah wilayah Kabupaten Tangerang.
Ara menyebut terdapat lahan sekitar 4,5 hingga 5 hektare yang telah disiapkan untuk pembangunan kawasan perumahan rakyat.
“Menteri Hukum sudah menyiapkan tanah sekitar 4,5-5 hektare di Tangerang,” katanya.
Di kawasan kota baru tersebut nantinya akan dilengkapi berbagai fasilitas penunjang, mulai dari sarana pendidikan, fasilitas kesehatan, tempat ibadah, hingga fasilitas olahraga.
Pemerintah menilai konsep kota baru penting untuk mendukung kebutuhan hunian masyarakat sekaligus menciptakan kawasan permukiman yang lebih terintegrasi.
Kementerian PKP bersama Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional saat ini juga membentuk satuan tugas khusus untuk menyeleksi lokasi yang dinilai strategis bagi pembangunan kota baru maupun rumah susun subsidi.
Ara mengatakan proses survei masih terus dilakukan untuk memastikan lokasi yang dipilih sesuai kebutuhan masyarakat dan memiliki akses yang memadai.
“Sekarang lagi bekerja tim untuk me-survei lokasi-lokasi yang strategis, yang cocok untuk kota baru dan juga untuk rumah susun subsidi,” ujarnya.
Selain Tangerang, pemerintah juga menyebut sejumlah wilayah lain di Jawa Timur mulai masuk dalam daftar lokasi yang sedang dipersiapkan.
Kementerian PKP menargetkan pembangunan 10 kota baru untuk masyarakat berpenghasilan rendah hingga menengah di berbagai daerah Indonesia.
Pemerintah saat ini masih melakukan survei dan penyiapan lahan guna memastikan pembangunan kota baru dapat dilengkapi fasilitas pendukung dan berada di lokasi strategis.

Tinggalkan Balasan