INDORAYATODAY.COM — Bupati Bogor Rudy Susmanto membantah isu yang beredar di media sosial mengenai rencana Kabupaten Bogor keluar dari Provinsi Jawa Barat. Isu tersebut sebelumnya berembus seiring polemik penutupan tambang di wilayah Parungpanjang.

Rudy menegaskan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor tetap bersinergi dan menjalin hubungan baik dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Dedi Mulyadi.

“Kami hanya mengajak seluruh masyarakat, berbijaklah menggunakan media sosial,” kata Rudy di Pendopo Bupati Bogor, Cibinong, Senin (18/5/2026).

Rudy menyatakan, narasi mengenai ancaman Kabupaten Bogor keluar dari Jawa Barat merupakan informasi tidak benar. Ia memastikan hal tersebut tidak pernah disampaikan oleh dirinya maupun jajaran Pemkab Bogor.

“Kalau sampai ada berita-berita, apabila kebijakan A, B, C tidak dituruti, maka bupati, wakil bupati mengancam akan keluar dari Provinsi Jawa Barat, tunjukkan videonya, tunjukkan statement-nya. Saya pastikan tidak ada,” ujarnya.

Menurut Rudy, Pemkab Bogor saat ini justru sedang fokus mempercepat pembangunan di berbagai sektor bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan pemerintah pusat.

Kabupaten Bogor dinilai masih menghadapi banyak pekerjaan rumah, mulai dari pembangunan infrastruktur jalan, sekolah, hingga layanan publik yang membutuhkan dukungan seluruh pihak.

“Masyarakat Kabupaten Bogor membutuhkan percepatan pembangunan infrastruktur. Masih banyak jalan yang rusak, masih banyak sekolah yang rusak,” ucap Rudy.

Rudy juga mengajak masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi di media sosial. Media sosial, menurut dia, seharusnya digunakan sebagai sarana menyampaikan kritik dan masukan yang membangun bagi jalannya pemerintahan.

“Gunakan media sosial sebagai saran, masukan, kritik yang membangun untuk pemerintah,” katanya.

Di sisi lain, Rudy kembali menegaskan hubungan Pemkab Bogor dengan Pemprov Jawa Barat berjalan harmonis dan saling mendukung dalam pembangunan daerah. Pemkab Bogor tetap mengikuti arahan pemerintah pusat maupun Pemprov Jawa Barat sesuai kewenangan masing-masing.

BACA JUGA:  Langkah Nyata Supian Suri Perluas Pendidikan Negeri di Depok

“Kita membangun bangsa bersama-sama sesuai dengan kewenangan, tanggung jawab, dan porsinya,” kata Rudy.

Ia pun mengimbau masyarakat Kabupaten Bogor untuk senantiasa menjaga persatuan dan tidak terpecah oleh informasi bohong yang beredar di ruang digital.

“Seluruh masyarakat Kabupaten Bogor cinta damai. Seluruh masyarakat Kabupaten Bogor tidak ingin dipecah belah,” tuturnya.