INDORAYATODAY.COM, DEPOK – Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) memperingati Hari Keanekaragaman Hayati Internasional 2026 dengan mengusung tema “Kemajuan Capaian Indonesia dalam Konservasi Keanekaragaman Hayati, Road to CBD 17th COP, Acting Locally for Global Impact” di Universitas Islam Internasional Indonesia, Jumat (22/5/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH Jumhur Hidayat.

Dalam keterangannya, Jumhur menegaskan Indonesia memiliki posisi sangat penting dalam perlindungan keanekaragaman hayati dunia.

Ia menyebut Indonesia merupakan negara mega biodiversity nomor satu di dunia jika dihitung dari kekayaan hayati di laut, daratan, hingga kawasan hutan.

“Ketika dijumlahkan ada di laut, ada di daratan, di hutan dan sebagainya, kita nomor satu,” ujar Jumhur.

Menurut dia, posisi tersebut membuat Indonesia memiliki legitimasi kuat untuk ikut bersuara dalam upaya perlindungan biodiversitas global.

Karena itu, pemerintah mengangkat tema Acting Locally for Global Impact sebagai bentuk ajakan agar perlindungan lingkungan dimulai dari tingkat lokal.

“Menjaga biodiversitas bukan hanya tugas pemerintah, tapi tugas semua orang karena kita hidup di planet yang sama,” katanya.

Jumhur juga menekankan pentingnya keterlibatan anak muda, media, sektor swasta, hingga organisasi lingkungan dalam menjaga ekosistem.

Ia menyebut berbagai organisasi seperti Wahana Lingkungan Hidup Indonesia, Greenpeace, KEHATI, hingga komunitas anak muda sebagai mitra penting pemerintah dalam isu lingkungan.

Selain memperingati Hari Keanekaragaman Hayati Internasional, kegiatan di kampus UIII juga diarahkan untuk memperkuat konsep kampus hijau atau green campus.

Menurut Jumhur, konsep tersebut dapat diukur melalui standar UI GreenMetric yang saat ini telah digunakan sekitar 1.500 universitas di dunia.

Ia berharap kolaborasi antara pemerintah dan perguruan tinggi dapat memperkuat komitmen kampus terhadap isu lingkungan dan keberlanjutan.

BACA JUGA:  Mensesneg Sebut Pembentukan BUMN Pengelola Aset Sitaan Demi Kedaulatan Ekonomi

“Kita berharap ini menjadi green campus yang ada parameternya,” ujarnya.

Peringatan Hari Keanekaragaman Hayati Internasional 2026 menjadi momentum pemerintah mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat perlindungan lingkungan. Indonesia disebut memiliki tanggung jawab besar sebagai negara dengan kekayaan biodiversitas terbesar di dunia. ***