DEPOK, INDARAYA TODAY – Reni Siti Nuraeni resmi menjabat Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok usai dilantik di Aula Teratai, Balai Kota Depok, Senin (25/5/2026).
Usai dilantik, Reni langsung membeberkan sejumlah langkah awal terkait penanganan sampah di Kota Depok.
Salah satunya, penguatan kerja sama dengan pihak pengelola PSEL bersama PT Danantara yang kini tengah melakukan pengujian komposisi sampah di Depok.
“Beberapa hari ini mereka melakukan pengujian untuk bahan tindak lanjut dari MoU kemarin,” ujar Reni.
Ia menyebut, regulasi terkait insentif pemilahan sampah juga tengah disiapkan melalui Peraturan Wali Kota (Perwal).
“Perwal ini turunan dari Perda Nomor 7 Tahun 2024 tentang pengelolaan sampah. Mudah-mudahan segera selesai,” katanya.
Reni menegaskan, kebijakan tersebut diharapkan menjadi pemicu perubahan perilaku masyarakat dalam memilah sampah dari sumbernya.
Untuk program jangka pendek, DLHK akan menginternalisasi seluruh program prioritas pengelolaan sampah ke jajaran internal.
Di sisi hulu, Pemkot Depok akan fokus pada pemilahan sampah dari rumah tangga.
Sementara di tengah, pengolahan akan diarahkan menjadi kompos, RDF, hingga pakan maggot.
Di sektor hilir, Pemkot menyiapkan dua skema besar, yakni kerja sama KSDPK dengan PT BSA serta proyek PSEL.
Untuk KSDPK dengan PT BSA, saat ini prosesnya masih menunggu persetujuan DPRD Kota Depok.
“Kami berharap tahun ini sudah bisa operasional jika semua berjalan sesuai rencana,” ucapnya.
Sementara proyek PSEL bersama PT Danantara ditargetkan mulai beroperasi pada 2028 dengan kapasitas 700 ton per hari di wilayah Kayu Manis.
Selain itu, program Ember Biru juga akan diperluas menjadi 10 titik tambahan tahun ini.
“Ember biru itu bukan hanya wadah, tapi simbol perubahan perilaku,” tegas Reni.
Terkait TPA Cipayung, ia memastikan ke depan hanya akan menampung sampah residu sekitar 20-30 persen.
“Residu tetap akan diolah, termasuk di TPA. Ke depan juga ada rencana capping (pembatasan) untuk perbaikan lingkungan,” ujarnya.
Reni menutup pernyataannya dengan harapan seluruh program pengelolaan sampah di Depok dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan