INDORAYATODAY.COM — Ketegangan di Timur Tengah kembali memanas setelah Iran melancarkan serangan rudal langsung ke wilayah Israel. Aksi militer ini menandai serangan langsung pertama sejak gencatan senjata yang rapuh diberlakukan pada April lalu, sekaligus memicu kekhawatiran pecahnya konflik berskala besar di kawasan tersebut.

Berdasarkan laporan Reuters, militer Israel menyatakan bahwa Iran melepaskan sejumlah rudal yang diarahkan ke wilayah utara negara tersebut. Serangan ini memaksa sistem pertahanan udara Israel diaktifkan guna mencegat proyektil yang datang, sementara sirene peringatan serangan udara sempat bergemuruh di beberapa kawasan. Kendati demikian, sebagian besar rudal dilaporkan berhasil dicegat atau jatuh di area terbuka.

Pihak Teheran menegaskan bahwa serangan ini merupakan respons langsung atas tindakan udara Israel yang menyasar target terkait kelompok Hizbullah di Beirut, Lebanon. Pemerintah Iran menuduh Israel telah secara nyata melanggar batas-batas yang disepakati dalam upaya menjaga ketenangan pascagencatan senjata.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai timbulnya korban jiwa akibat insiden serangan terbaru tersebut. Dinamika ini diperkirakan akan memicu respons diplomatik maupun militer lanjutan dari berbagai pihak yang berkepentingan di kawasan Timur Tengah

BACA JUGA:  Netanyahu Tinggalkan Israel saat Perang Memanas, Picu Kritik dan Kekhawatiran Publik