DEPOK, INDORAYA TODAY – Sebanyak 3.000 warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Kota Depok (AMKD) akan menggelar aksi damai di kawasan Balai Kota Depok, Selasa (23/6/2026) pagi.

Aksi dipusatkan di Depok Open Space, Jalan Margonda Raya. Massa diperkirakan mulai memadati lokasi sejak pukul 08.00 WIB.

Surat pemberitahuan aksi telah disampaikan kepada Polres Metro Kota Depok. Dalam surat itu, AMKD menyebut aksi melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari buruh, pedagang, ojek, pekerja formal hingga informal.

Koordinator aksi, Wido Pratikno, menegaskan aksi ini digelar secara damai dan terbuka sebagai bentuk penyampaian aspirasi warga Depok.

“Ini aksi damai. Kami ingin menyuarakan dukungan terhadap program strategis nasional dan kebijakan yang kami nilai berpihak pada rakyat,” kata Wido, Senin (22/6/2026).

Ia juga menegaskan massa akan membawa sejumlah tuntutan yang berkaitan dengan kebijakan nasional hingga isu daerah di Kota Depok.

“Kami mendukung penuh program pemerintah pusat seperti MBG, pemberantasan korupsi, hingga penguatan ekonomi rakyat. Di tingkat daerah, kami juga mendukung kebijakan Wali Kota Depok yang pro rakyat,” ujarnya.

Dalam aksi tersebut, massa juga menyuarakan dukungan terhadap program Sekolah Rakyat, revitalisasi pendidikan, hingga percepatan penanganan kemacetan di Jalan Raya Sawangan.

Selain itu, mereka juga menegaskan dukungan terhadap kebijakan ekspor satu pintu serta pemberantasan mafia sektor sumber daya alam.

Wido memastikan aksi akan berjalan tertib dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat Depok.

“Ini murni aspirasi warga. Kami ingin Depok tetap kondusif, tapi suara rakyat tetap didengar,” tegasnya.

BACA JUGA:  Bupati Bogor Targetkan Pusat Haji dan Umrah Pakansari Rampung 2027