DEPOK, INDORAYA TODAY – Wajah Depok perlahan berubah. Balai Kota yang selama ini identik sebagai pusat birokrasi, kini disiapkan menjadi ruang publik yang lebih terbuka untuk masyarakat.
Wali Kota Supian Suri menegaskan, sejumlah area di kompleks Balai Kota tengah dibenahi untuk menghadirkan fasilitas olahraga yang bisa dinikmati warga secara gratis.
Salah satu proyek yang kini sedang dikerjakan adalah pembangunan lapangan tenis di sisi kanan gedung Balai Kota. Menurut Supian, fasilitas tersebut dibuat untuk menjawab minimnya lapangan tenis di Depok.
Ia menilai, keterbatasan lapangan tenis membuat biaya sewa di sejumlah tempat menjadi mahal dan sulit dijangkau sebagian warga.
Karena itu, Pemkot Depok menyiapkan lapangan tenis yang nantinya dapat digunakan masyarakat tanpa pungutan biaya.
“Semoga hadirnya lapangan tenis di Balai Kota menjadi ruang yang bisa dimanfaatkan masyarakat tanpa harus membayar,” kata Supian, Jumat (26/6/2026).
Tak hanya lapangan tenis, Pemkot juga menambah fasilitas jogging track di kawasan Depok Open Space (DOS).
Lintasan lari baru itu nantinya dibuat lebih luas dari trek yang sebelumnya agar aktivitas olahraga warga tidak saling mengganggu.
Supian mengatakan, jogging track lama kerap terlalu padat, terutama saat pelari dan pejalan kaki menggunakan area yang sama dalam waktu bersamaan.
Karena itu, penambahan lintasan baru diharapkan membuat warga lebih nyaman saat berolahraga.
Menurut Supian, konsep besar penataan Balai Kota adalah menghapus kesan kaku gedung pemerintahan.
Ia ingin Balai Kota tidak lagi dipandang sebagai ruang eksklusif milik aparatur sipil negara (ASN) semata.
“Balai Kota ini milik masyarakat,” tegasnya.
Supian menambahkan, seluruh fasilitas yang dibangun menggunakan anggaran yang bersumber dari rakyat. Karena itu, masyarakat juga berhak menikmati hasil pembangunan tersebut.
Ia juga membuka peluang bagi komunitas warga untuk memanfaatkan Lapangan Balai Kota sebagai lokasi kegiatan sosial maupun olahraga.
Hal itu disampaikan saat merespons permintaan seorang anggota Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) yang ingin menggunakan area Balai Kota untuk kegiatan komunitas.
Supian pun mempersilakan, selama penggunaan fasilitas diatur melalui penjadwalan agar tidak terjadi benturan antaragenda.
Pernyataan itu disampaikan Supian Suri saat menghadiri acara Launching & Kick Off Senam Paricara Dharma bersama KORMI Kota Depok di Lapangan Apel Balai Kota, Jumat.
Dengan arah penataan baru ini, Balai Kota Depok tak lagi sekadar simbol pemerintahan, melainkan mulai menjelma sebagai ruang bersama, tempat warga berolahraga, berinteraksi, dan membangun rasa memiliki terhadap kotanya.

Tinggalkan Balasan