DEPOK, INDORAYA TODAY – Siapa sangka, di tengah padatnya permukiman warga di Kecamatan Sawangan, tumbuh sebuah kebun melon yang hasilnya bikin melongo.

Kebun mini itu mampu menghasilkan hingga 800 kilogram melon dalam sekali panen.

Lokasinya berada di RW 05 Kelurahan Sawangan, Kecamatan Sawangan, Kota Depok.

Pemiliknya adalah Arifin, warga setempat yang sukses menyulap lahan terbatas menjadi ladang cuan.

Meski sehari-hari bekerja di bidang desain interior, Arifin serius menekuni urban farming sejak akhir 2024.

Kini, kerja kerasnya mulai berbuah manis.

Di atas lahan seluas 220 meter persegi, Arifin membudidayakan melon dengan metode hidroponik modern.

Teknik yang dipakai adalah Nutrient Film Technique (NFT).

Metode ini dikenal efisien karena mengalirkan nutrisi langsung ke akar tanaman secara terus-menerus.

Hasilnya pun luar biasa.

Tanaman melon tumbuh subur dengan kualitas buah premium.

Arifin menanam empat varietas melon unggulan.

Mulai dari Ithanon, White Kirin, Legi Hami, hingga Sweet Hami.

Seluruh jenis melon tersebut membutuhkan waktu sekitar 65 hingga 70 hari sejak semai hingga panen.

Bentuk buahnya juga menarik perhatian.

Ada yang lonjong besar, berkulit cerah, dan terlihat segar.

Dalam sekali panen, kebun mini ini mampu menghasilkan sekitar 700 hingga 800 kilogram melon.

Jika dijual Rp30 ribu per kilogram, omzet panennya bisa menembus puluhan juta rupiah.

Kisah Arifin menjadi bukti bahwa keterbatasan lahan bukan halangan untuk bertani.

Urban farming di Depok kini bukan sekadar hobi, tetapi peluang ekonomi yang menjanjikan.

Informasi ini dikutip dari situs resmi Pemerintah Kota Depok, Minggu (28/6/2026).

 

BACA JUGA:  Jangan Kaget! Ongkos Depok ke Jakarta Turun Jadi Rp1