INDORAYATODAY.COM — Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, tengah menyiapkan proyek strategis pelebaran Jalan Bojonggede-Citayam. Langkah penataan kawasan ini diklaim sebagai upaya mendongkrak aksesibilitas mobilitas publik sekaligus membenahi sanitasi lingkungan yang selama ini dikeluhkan warga.
Bupati Bogor Rudy Susmanto mengonfirmasi bahwa proyek infrastruktur tersebut sudah resmi masuk ke dalam tahap perencanaan pada tahun anggaran ini. Fokus penataan ruas jalan utama ini akan membentang dari kawasan Bambu Kuning hingga wilayah Citayam.
“Tahun ini kita perencanaan pelebaran jalan dari mulai Bambu Kuning hingga Citayam,” kata Rudy seusai memimpin kegiatan gotong royong di Cibinong, Kabupaten Bogor, Senin, 6 Juli 2026.
Rudy menjelaskan, konsep penataan koridor Bojonggede-Citayam sengaja dirancang secara terintegrasi. Artinya, Pemkab Bogor tidak hanya memperlebar badan jalan untuk mengurai kemacetan, tetapi juga melakukan normalisasi aliran sungai di sekitarnya.
Normalisasi ini dinilai krusial guna membangun sistem sanitasi lingkungan yang lebih sehat dan meminimalisasi potensi luapan air ke jalan saat curah hujan tinggi. Kendati demikian, Rudy meminta masyarakat yang tinggal di sepanjang koridor jalan tersebut untuk bersiap karena pemerintah akan segera menggelar sosialisasi dalam waktu dekat.
“Ini kepentingan masyarakat banyak. Kami tidak mau mengganggu masyarakat kami sendiri, tetapi masyarakat Citayam juga berharap memiliki sanitasi air, sanitasi lingkungan yang baik, dan jalan yang bagus,” ujar Rudy menegaskan.
Satu hal yang menjadi catatan penting dalam proyek ini adalah efisiensi anggaran daerah. Rudy menuturkan, proyek pelebaran Jalan Bojonggede-Citayam diproyeksikan tidak akan menelan anggaran besar untuk ganti rugi tanah, karena sama sekali tidak memerlukan proses pembebasan lahan milik warga.
Pemerintah daerah akan mengoptimalkan pemanfaatan area bantaran sungai yang secara hukum berada di bawah kewenangan pengairan dan pengelolaan negara.
Selain koridor tersebut, Rudy menambahkan bahwa Pemkab Bogor secara paralel akan merekonstruksi ruas Jalan Tegar Beriman—tepatnya dari kawasan McDonald’s hingga Bambu Kuning. Perbaikan total ini terpaksa dilakukan lantaran lapisan aspal dan fondasi jalan mengalami kerusakan struktural akibat desakan akar-akar pohon besar di median jalan.
Ia berharap, rangkaian perbaikan infrastruktur jalan di kawasan penyangga ini dapat segera mendongkrak kualitas pelayanan publik serta memperlancar urat nadi perekonomian warga Bojonggede dan sekitarnya.

Tinggalkan Balasan