DEPOK, INDORAYA TODAY – Pemerintah Kota Depok mulai mempercepat pelaksanaan delapan proyek pembangunan strategis pada 2026.
Proyek tersebut mencakup gedung pemerintahan, fasilitas pelayanan publik, hingga kantor instansi vertikal.
Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disrumkim) Kota Depok, Adnan Mahyudin, mengatakan dua proyek sudah memasuki tahap pekerjaan fisik.
Kedua proyek itu ialah Depok Open Space (DOS) Tahap III dan pembangunan Gedung Polres Metro Depok.
“Dua pembangunan sudah berjalan, yaitu DOS III dan Gedung Polres Metro Depok,” kata Adnan, dikutip Rabu (8/7/2026).
Sementara enam proyek lainnya segera menyusul setelah proses administrasi rampung.
Beberapa sudah siap berkontrak, sedangkan sisanya masih menunggu tahapan pengadaan.
Enam proyek tersebut meliputi Rumah Kreatif Anak Istimewa (RKAI), Kantor Imigrasi, Puskesmas Leuwinanggung, Puskesmas Pancoran Mas, Kantor Kelurahan Meruyung, serta Rumah Batik Keprok atau Dekranasda.
Rumah Batik Keprok akan dibangun di kawasan belakang Gedung Perpustakaan Kota Depok.
Lokasinya memanfaatkan area di atas parkir sepeda motor yang sudah tersedia.
“Rumah Batik Keprok akan dibangun di belakang gedung perpustakaan, memanfaatkan area di atas parkir motor,” ujar Adnan.
Menurutnya, rata-rata waktu pengerjaan setiap proyek mencapai 180 hari kalender atau sekitar lima hingga enam bulan.
Disrumkim menargetkan seluruh proyek telah berkontrak sepanjang Juli sehingga pekerjaan fisik bisa dimulai bersamaan.
Adnan berharap seluruh tahapan berjalan sesuai jadwal tanpa hambatan berarti.
Dengan begitu, pembangunan delapan proyek strategis tersebut dapat selesai sesuai target yang telah ditetapkan.

Tinggalkan Balasan