INDORAYATODAY.COM, JAKARTA – Pemerintah menargetkan renovasi 400.000 rumah tidak layak huni pada 2026 melalui Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).

Target tersebut meningkat signifikan dibandingkan pelaksanaan pada 2025 yang menargetkan perbaikan sebanyak 45.000 unit rumah. Dengan demikian, jumlah rumah yang akan direnovasi tahun depan hampir sembilan kali lebih banyak dibandingkan target tahun sebelumnya.

Rencana tersebut disampaikan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, saat bertemu Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya di Gedung Sekretariat Kabinet, Jakarta Pusat, Minggu (19/7/2026).

Dalam keterangan yang diterima redaksi INDORAYATODAY, pemerintah menegaskan komitmennya memperluas cakupan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau yang lebih dikenal sebagai program bedah rumah.

“Pemerintah menargetkan renovasi 400.000 rumah tidak layak huni pada tahun 2026, meningkat signifikan dibandingkan target tahun 2025 yang mencapai 45.000 unit,” Teddy Indra Wijaya dalam unggahannya.

Pertemuan Maruarar dan Teddy juga membahas langkah-langkah percepatan pelaksanaan Program BSPS agar target yang telah ditetapkan dapat direalisasikan sesuai jadwal.

Program BSPS menjadi salah satu agenda prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam upaya meningkatkan kualitas hunian masyarakat, khususnya bagi warga yang masih menempati rumah tidak layak huni.

“Salah satu prioritas pemerintahan Presiden Prabowo untuk meningkatkan kualitas hunian masyarakat,” ujarnya.

Selain meningkatkan jumlah rumah yang direnovasi, pemerintah juga menyoroti pentingnya koordinasi lintas sektor dalam pelaksanaan program tersebut.

Sinergi antara kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah dinilai menjadi faktor penting agar proses renovasi dapat berjalan lebih cepat, tepat sasaran, serta efektif dalam menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

Pemerintah berharap kolaborasi yang semakin kuat mampu mempercepat penyediaan hunian layak di berbagai wilayah sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

BACA JUGA:  Maruarar Targetkan Rapermen Bedah Rumah Terbit Awal Pekan Depan, Syarat Penerima Dipermudah

“Melalui kolaborasi yang semakin kuat, pemerintah berharap penyediaan hunian yang layak dapat dipercepat sekaligus mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat di berbagai daerah,” tutup Teddy.

Peningkatan target renovasi rumah tidak layak huni melalui Program BSPS pada 2026 menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas akses masyarakat terhadap hunian yang lebih layak. Pelaksanaan program tersebut akan didukung koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah agar target 400.000 unit rumah dapat tercapai secara efektif.