DEPOK, INDORAYATODAY.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok resmi menjalin kerja sama dengan PT Bintang Sakera Abadi (BSA) untuk pengelolaan dan pengolahan sampah di TPA Cipayung.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian di Aula Teratai, Balai Kota Depok, Rabu (2/9/2026).
PT BSA membawa konsep pengolahan sampah berbasis teknologi modern untuk mendukung penyelesaian persoalan sampah di Kota Depok.
Direktur PT Bintang Sakera Abadi, Farliani Hijriana mengatakan, pihaknya merasa terhormat dapat bersinergi dengan Pemkot Depok melalui proyek strategis tersebut.
“Sinergi ini merupakan komitmen nyata untuk menghadirkan solusi konkret dalam mengatasi masalah lingkungan dan kebersihan di Kota Depok,” ujar Farliani.
Menurutnya, salah satu inovasi yang disiapkan adalah penggunaan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dalam proses pemilahan sampah.
Teknologi tersebut memungkinkan proses pemilahan dilakukan secara otomatis, presisi, higienis, dan efisien.
“Dengan teknologi modern dan kecerdasan buatan, kami menargetkan fasilitas ini mampu membantu menyelesaikan persoalan sampah hingga 1.000 ton per hari di Kota Depok,” katanya.
PT BSA juga akan menerapkan metode Mechanical Biological Treatment (MBT) yang dirancang sebagai metode pengolahan sampah ramah lingkungan.
Selain itu, sampah yang tidak memiliki nilai ekonomi akan diarahkan untuk mendukung konsep waste to energy melalui pengolahan menjadi Refuse Derived Fuel (RDF) dan Solid Recovered Fuel (SRF).
“Kami juga mendukung waste to energy, sehingga sampah yang tidak mempunyai nilai dapat diolah menjadi energi RDF dan SRF sebagai pendamping batu bara,” jelasnya.
Farliani menegaskan PT BSA berkomitmen mendukung program Pemkot Depok dalam membangun sistem pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir secara terintegrasi.
“Kami berkomitmen memastikan operasional pabrik berjalan dengan standar kelestarian terbaik. Mari bersama-sama menuju Depok yang lebih maju, hijau, bersih, dan berteknologi maju,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan