DEPOK, INDORAYATODAY.COM – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok mengeluarkan imbauan kepada warga menyusul paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Dinkes Depok meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat beraktivitas di luar rumah.
Kepala Dinkes Kota Depok Devi Maryori mengatakan perlindungan diri menjadi hal penting untuk mengurangi dampak paparan abu vulkanik.
“Masyarakat kami imbau untuk mengurangi aktivitas di luar rumah,” kata Devi, Senin (7/9/2026).
Menurutnya, warga yang harus beraktivitas di luar rumah dianjurkan menggunakan masker dan perlindungan diri lainnya.
Dinkes Depok juga mengingatkan masyarakat menerapkan 5M untuk mengantisipasi paparan abu vulkanik.
Langkah pertama ialah menggunakan masker ketika berada di luar rumah.
Kedua, membatasi aktivitas di luar rumah jika tidak ada keperluan mendesak.
Ketiga, warga diminta menutup pintu dan jendela untuk mencegah abu masuk ke dalam rumah.
Keempat, menggunakan kacamata pelindung untuk mengurangi risiko iritasi pada mata.
Kelima, memastikan makanan dan minuman selalu dalam kondisi tertutup.
Devi juga meminta warga membersihkan tangan dan wajah setelah beraktivitas di luar rumah.
Kebutuhan air minum juga harus tetap tercukupi untuk menjaga kondisi tubuh.
“Pengendara kendaraan perlu lebih berhati-hati karena abu vulkanik dapat mengurangi jarak pandang dan membuat jalan licin,” jelasnya.
Dinkes Depok meminta warga segera mencari pertolongan medis apabila mengalami sesak napas atau iritasi mata berat.
Keluhan kesehatan lainnya yang muncul setelah paparan abu juga perlu mendapat perhatian.
Masyarakat diminta mengikuti perkembangan kondisi melalui informasi resmi pemerintah.
Informasi tersebut antara lain berasal dari BMKG, PVMBG, BPBD, dan pemerintah daerah.
“Mari kita tetap tenang, tetap waspada, saling peduli, dan bersama-sama menjaga kesehatan,” pungkas Devi.

Tinggalkan Balasan