INDORAYATODAY.COM, DEPOK — Dinas Kesehatan Kota Depok menemukan 49 persen warga yang menjalani Cek Kesehatan Gratis (CKG) sepanjang 2026 memiliki tekanan darah tidak normal.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok Devi Maryori mengatakan, temuan tersebut berdasarkan data yang ditarik dari dashboard ASIK per 28 September 2026.

Hasil pemeriksaan tekanan darah menunjukkan sebanyak 51 persen peserta CKG berada dalam kondisi normal. Artinya, 49 persen peserta yang diperiksa sepanjang 2026 hingga saat ini memiliki tekanan darah tidak normal.

Kondisi tersebut mencakup prehipertensi, tekanan darah meningkat, hingga hipertensi derajat 1, 2, dan 3.

Selain tekanan darah, pemeriksaan gula darah sewaktu menunjukkan 87 persen peserta berada dalam kategori normal. Sementara 13 persen lainnya memiliki hasil abnormal yang terdiri dari kondisi prediabetes, hipoglikemia, dan hiperglikemia.

Temuan lain muncul dari skrining stroke melalui pemeriksaan profil lipid sebagai pemeriksaan lanjutan terkait hipertensi dan diabetes melitus (DM).

“Ditemukan 24,5 persen normal dan yang abnormal atau dislipidemia 75,5 persen (9.044 orang),” kata Devi dalam keterangannya, Rabu (30/9/2026).

Dinkes Depok menyiapkan tindak lanjut bagi peserta CKG yang terindikasi memiliki penyakit maupun faktor risiko kesehatan.

Menurut Devi, peserta tidak hanya menjalani pemeriksaan. Mereka juga dapat langsung mendapatkan tata laksana sesuai dengan kondisi yang ditemukan dalam pemeriksaan.

“Dari tata laksana, peserta berpotensi langsung mendapatkan edukasi dan obat untuk penyakitnya,” ujar Devi.

Mekanisme tersebut diterapkan untuk menjaga agar warga yang membutuhkan penanganan tidak terputus dari pelayanan kesehatan setelah mengikuti pemeriksaan awal.

Dinkes juga mengarahkan peserta untuk mendapatkan pelayanan lanjutan melalui rujukan ke puskesmas sehingga kontak dengan fasilitas kesehatan tetap terjaga.

Dinkes bersama puskesmas juga menjadwalkan pelaksanaan CKG untuk menjangkau kelompok masyarakat yang membutuhkan layanan pemeriksaan kesehatan.

BACA JUGA:  Dinkes Depok Buka Layanan Gratis Cek Mata dan Paru, Catat Lokasi dan Waktunya!

Pelaksanaannya tidak terbatas di dalam gedung puskesmas. Petugas turut memberikan pelayanan di luar gedung, termasuk posyandu dan sejumlah lokasi dengan mekanisme jemput bola.

Kegiatan tersebut dijadwalkan melalui koordinasi lintas sektor untuk menjangkau kelompok masyarakat yang membutuhkan, termasuk warga yang selama ini memiliki keterbatasan dalam mengakses fasilitas kesehatan.

Devi mengatakan, pelaksanaan CKG saat ini juga diintegrasikan dengan kegiatan penelusuran atau tracing tuberkulosis (TB).

Selain itu, pemeriksaan kesehatan gratis berlangsung dalam kegiatan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) DPR yang mencakup 11 kecamatan di Kota Depok.