DEPOK, INDORAYATODAY.COM – Warga Kota Depok diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit dengan gejala menyerupai influenza.

Pasalnya, kasus Influenza-Like Illness (ILI) di Kota Depok mengalami lonjakan dalam empat pekan terakhir.

Data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok menunjukkan kasus ILI meningkat dari 140 menjadi 266 kasus.

Artinya, terjadi penambahan 126 kasus.

Kenaikannya mencapai sekitar 90 persen dalam kurun waktu empat pekan.

Data tersebut tercatat melalui Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR).

Laporan itu berasal dari sejumlah puskesmas dan RSUD di Kota Depok.

Kepala Dinkes Kota Depok Devi Maryori mengatakan, lonjakan tersebut menjadi perhatian serius pihaknya.

“Pencatatan ILI tidak berarti seluruh kasus dipastikan sebagai influenza A melalui pemeriksaan laboratorium. Tetapi, kewaspadaan dan pemantauan terus kami lakukan,” kata Devi, Jumat (25/9/2026).

Dinkes Depok juga melakukan pemeriksaan terhadap sembilan anak dalam pemeriksaan terbatas.

Hasilnya, tujuh anak dinyatakan positif Influenza A.

Sementara itu, dua anak lainnya mendapatkan hasil negatif.

Dari penelusuran awal, terdapat dua kasus yang memiliki riwayat mengikuti kegiatan bersama di salah satu perusahaan di Jakarta Timur.

Penelusuran epidemiologi kini masih dilakukan untuk mengetahui kemungkinan keterkaitan antarkasus.

“Kami masih melakukan penelusuran epidemiologi untuk melihat apakah ada keterkaitan antarkasus dan mengetahui kemungkinan sumber penularannya,” ujar Devi.

Namun, Dinkes Depok menegaskan hasil pemeriksaan terhadap sembilan anak tersebut belum bisa menggambarkan kondisi Influenza A pada seluruh masyarakat.

Masyarakat tetap diminta menjaga pola hidup bersih dan sehat.

Warga juga diimbau menerapkan etika batuk dan bersin serta segera memeriksakan diri jika mengalami gejala infeksi saluran pernapasan.

BACA JUGA:  Kota Depok Siap Terapkan Pengelolaan Sampah Modern Bertehnologi