DEPOK, INDORAYATODAY.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok bergerak menyikapi kasus meninggalnya seorang bayi dalam proses persalinan.

Melalui Dinas Kesehatan (Dinkes), Pemkot Depok kini membuka penelusuran terhadap rangkaian pelayanan yang diterima ibu dan bayi tersebut.

Langkah itu dilakukan untuk mengumpulkan fakta sebelum kesimpulan mengenai kejadian tersebut disampaikan kepada publik.

Kepala Dinkes Kota Depok Devi Maryori mengatakan pihaknya memahami duka yang dirasakan keluarga.

“Kami menyampaikan rasa empati dan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga,” kata Devi melalui kanal Instagram Pemkot Depok, Sabtu (3/10/2026).

Menurut Devi, Dinkes Depok tidak ingin terburu-buru menyampaikan kesimpulan terkait kasus tersebut.

Seluruh fakta dan catatan pelayanan masih dikaji serta diverifikasi.

“Kami belum dapat menyampaikan kesimpulan sebelum seluruh fakta dan catatan pelayanan selesai dikaji dan diverifikasi,” ujarnya.

Penelusuran dilakukan terhadap seluruh rangkaian pelayanan kesehatan.

Mulai penanganan awal, perkembangan persalinan, konsultasi, proses rujukan, hingga penanganan di rumah sakit.

Pemkot Depok juga akan membawa kasus tersebut ke forum Audit Maternal Perinatal (AMP).

Forum itu melibatkan tim dan para ahli terkait untuk mengkaji kasus secara lebih menyeluruh.

“Forum tersebut akan segera dijadwalkan setelah data dan dokumen yang diperlukan lengkap,” jelas Devi.

Dinkes Depok memastikan hasil pengkajian akan menjadi dasar untuk menentukan langkah selanjutnya.

Jika ditemukan hal yang memerlukan perbaikan atau tindak lanjut, Pemkot Depok akan menanganinya sesuai aturan yang berlaku.

Devi juga meminta semua pihak memberi ruang agar proses penelusuran berjalan objektif.

Di sisi lain, privasi ibu dan keluarga tetap menjadi perhatian selama proses pengkajian berlangsung.

BACA JUGA:  Sekolah Swasta Gratis di Depok Naik Level Tahun Ini