DEPOK, INDORAYATODAY.COM – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Depok kembali menjadi sorotan.

Kali ini, sebuah video yang dinarasikan memperlihatkan warga binaan diduga mengonsumsi sabu beredar di media sosial.

Video tersebut diunggah akun Instagram @dewanperwakilanetizen.id pada Sabtu (3/10/2026).

Dalam unggahannya, akun tersebut mempertanyakan kondisi di dalam Rutan Depok.

“@rutandepok ada paket nih. Mantep juga ya bisa nercocoy bebas di sana, bisa joget-joget dengan volume musik keras,” tulis akun tersebut.

Dalam video itu, sejumlah orang terlihat berada di sebuah ruangan.

Suasana tampak seperti pesta.

Musik terdengar cukup keras. Beberapa orang juga terlihat berjoget.

Salah seorang dalam rekaman tampak memegang benda yang dinarasikan sebagai alat isap sabu.

Video tersebut diduga direkam menggunakan telepon seluler.

Rekaman itu kemudian diunggah ulang akun Instagram @depokuntuksemua.

Akun tersebut mengaitkan video dengan razia gabungan yang dilakukan petugas Rutan Depok pada 23 September 2026.

“11 Hari Usai Razia ‘Zero Narkoba’, Muncul Video Diduga Warga Binaan Nyabu di Rutan Depok,” tulis akun @depokuntuksemua.

Saat razia, petugas melakukan penyisiran di empat blok hunian.

Sebanyak 50 warga binaan juga menjalani tes urine secara acak.

Hasilnya disebut seluruhnya negatif.

Pihak Rutan Depok kala itu menyatakan razia menghasilkan temuan nihil.

Yakni zero handphone, zero senjata tajam, dan zero narkoba.

Kini, kemunculan video tersebut kembali memunculkan tanda tanya.

Terlebih, video itu dinarasikan sebagai rekaman yang berkaitan dengan kondisi terkini di dalam Rutan Depok.

Namun, keaslian video tersebut belum dapat dipastikan secara independen.

Begitu pula lokasi pengambilan gambar, identitas orang-orang di dalam video, hingga dugaan penggunaan narkoba.

Klarifikasi dari pihak Rutan Depok diperlukan untuk memastikan informasi yang beredar tersebut.

BACA JUGA:  Hati-hati! Pria di Depok Terekam CCTV Gasak HP di Dashboard Motor

Indorayatoday.com telah berupaya menghubungi Kepala Rutan Kelas I Depok Ario Galih Maduseno dan Kasubsi BHP Rutan Kelas I Depok Michael untuk mengkonfirmasi viralnya video tersebut.

Namun, hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan.