INDORAYATODAY.COM – Dalam Sidang Kabinet Paripurna, Presiden Prabowo secara terbuka memuji Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono di tengah badai konflik dan ekonomi global,

Menurut Prabowo, jurus diplomasi Sugiono ampuh membuat Indonesia tetap berdiri tegak.

Prabowo juga mengapresiasi kekompakan para pembantunya. “Menteri Luar Negeri dengan diplomasinya, kita bergerak sebagai satu tim,” tegasnya.

Bukti nyatanya terlihat saat negosiasi tarif dengan Amerika Serikat. Menlu Sugiono tak ragu langsung ke Washington D.C. untuk ‘menghadang’ Menlu AS Marco Rubio pada 17 April 2025.

Tujuannya jelas: menurunkan tarif yang merugikan Indonesia. Tak sendirian, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto juga ikut berjuang memimpin tim negosiasi.

Prabowo mengakui situasi global sedang genting. Di Asia Tenggara, konflik Myanmar tak kunjung usai. Ditambah lagi, pecah konflik antara Thailand dan Kamboja.

Belum lagi, kebijakan tarif dari Amerika yang membuat dunia ‘dag-dig-dug’. “Kita negosiasi, kita tidak terpancing,” ujar Prabowo, menunjukkan ketenangan pemerintah . “Tugas kita adalah melindungi rakyat Indonesia.”

Hasilnya, meski belum sempurna, pemerintah berhasil mencapai titik terbaik. Prabowo berjanji, perjuangan belum selesai dan akan terus mencari kondisi yang lebih baik untuk bangsa.

BACA JUGA:  Menlu Sugiono Isyaratkan Pasukan Perdamaian RI untuk Gaza Bersumber dari Kontingen Baru