INDORAYATODAY.COM – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, berencana menempatkan dua perangkat daerah baru, yakni Dinas Kebudayaan serta Dinas Pertanahan dan Tata Ruang, di Vivo Mall.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya Pemkab Bogor untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memberdayakan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) setempat.
Rudy Susmanto menjelaskan, pemanfaatan Vivo Mall sebagai lokasi operasional sementara dua dinas baru tersebut merupakan wujud keberpihakan Pemkab terhadap UMKM.
“Langkah ini bagian dari penguatan kelembagaan, peningkatan pelayanan publik, sekaligus bukti keberpihakan kami terhadap pemberdayaan UMKM di Kabupaten Bogor,” ujar Rudy dalam keterangan tertulis, Selasa (26/8).
Ia berharap, keberadaan kantor dinas di pusat perbelanjaan tersebut dapat mengoptimalkan fungsi gedung dan menghidupkan kembali aktivitas ekonomi, terutama di kalangan pelaku UMKM. Nantinya, sejumlah kios di Vivo Mall akan dialokasikan khusus bagi UMKM lokal agar dapat berkembang dan berdaya saing.
Kolaborasi ini diharapkan dapat membuat Vivo Mall kembali beroperasi optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Kantor dinas yang menempati gedung ini bersifat sementara, sampai Pemkab Bogor menyiapkan kantor definitif di kemudian hari.
Sementara itu, Direktur Utama PT Megapolitan Development, Ronald, menyambut baik rencana kolaborasi ini. Ia menyatakan kesiapan pihaknya dalam memanfaatkan gedung Vivo Mall sebagai pusat kegiatan pelayanan publik dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Menurut Ronald, kehadiran jajaran perangkat daerah Pemkab Bogor menjadi momentum penting untuk menghidupkan kembali potensi Vivo Mall. “Bagi kami, merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan bisa turut menjadi tuan rumah bagi kegiatan ini. Kami sadar banyak lokasi yang dapat dipilih, namun perhatian dari Bupati dan jajaran perangkat daerah kami pandang sebagai sinyal positif,” ungkap Ronald.
Rapat pembahasan pemanfaatan Vivo Mall ini dihadiri oleh jajaran pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemkab Bogor, serta perwakilan dari PT Megapolitan Development, di antaranya Direktur Utama PT Megapolitan Jakarta, Komar Wiharja, Direktur PT Megapolitan Jakarta, Wena, dan GM Moldivu, Ali.

Tinggalkan Balasan