INDORAYATODAY.COM – Dua pendulang emas selamat dari insiden penyerangan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di lokasi penambangan emas di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.

Kedua korban berhasil bertahan hidup dengan bersembunyi di hutan selama delapan hari sebelum dievakuasi oleh aparat keamanan.

Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) Humas Damai Cartenz, Kombes Pol Yusuf Sutejo, menyampaikan bahwa kedua korban, Johanis Adu asal Nusa Tenggara Timur dan Suwito asal Sumatera Utara, ditemukan dalam kondisi selamat setelah tim Satgas melakukan evakuasi jenazah rekan-rekannya yang menjadi korban pembunuhan KKB.

“Mereka mendatangi tim Satgas Damai Cartenz dan kemudian dibawa ke Dekai,” ujar Kombes Yusuf Sutejo, Selasa (15/4).

Diketahui, keduanya bersembunyi di sekitar hutan Tanjung Pamali karena takut ditemukan oleh KKB. Mereka baru keluar dari persembunyian setelah melihat kehadiran aparat di lokasi.

Aksi kekerasan yang dilakukan KKB di dua wilayah di Papua Pegunungan, yakni Kabupaten Yahukimo dan Kabupaten Pegunungan Bintang, menewaskan total 15 orang.

Sebanyak 14 korban ditemukan di lokasi tambang emas di Yahukimo, sementara satu korban lainnya ditemukan di Pegunungan Bintang.

“Operasi kemanusiaan hingga Selasa (15/4) masih berlangsung dengan menyisir lokasi-lokasi penambangan yang dilaporkan masih ada korban. Personel gabungan dari TNI-Polri masih terus melakukan penyisiran di lokasi kejadian guna memastikan tidak ada lagi korban yang belum ditemukan,” kata Kombes Yusuf.

Hingga saat ini, aparat keamanan masih melakukan operasi dan evakuasi di sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi persembunyian maupun tempat kejadian penyerangan. ***

BACA JUGA:  Bareng Dasco, Kapolri Temui 320 Personel TNI-Polri Apresiasi Pengamanan Objek Vital Nasional