INDORAYATODAY.COM – Pemerintah Kabupaten Bogor memastikan perbaikan Jalan Abdul Fatah di Desa Cinangka, Kecamatan Ciampea, akan dilaksanakan tahun ini setelah anggaran proyek ditingkatkan dari Rp1,2 miliar menjadi Rp3,5 miliar.

Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Bogor Rudy Susmanto menyusul viralnya video warga yang menanam pohon pisang di jalan rusak sebagai bentuk protes terhadap kondisi jalan berlubang yang sudah lama dikeluhkan.

“Awalnya memang belum masuk anggaran, tapi karena ini akses penting dan banyak dikeluhkan warga, kami prioritaskan,” kata Rudy dalam keterangan yang diunggah melalui akun media sosial resmi Pemkab Bogor.

Rudy menegaskan bahwa proyek ini bukan sekadar janji, melainkan masuk program prioritas yang ditargetkan rampung pada tahun ini.

“Bukan janji, tapi prioritas. Tahun ini selesai,” tegasnya.

Pemkab Bogor juga menyampaikan bahwa proses lelang untuk proyek perbaikan Jalan Abdul Fatah akan dimulai pada awal Juli 2025.

“Doakan dan kawal bareng-bareng ya,” tulis akun resmi Pemkab Bogor.

Sebelumnya, warga mengeluhkan kondisi jalan yang rusak parah dengan banyak lubang di berbagai titik. Dalam video yang beredar luas, terlihat warga menanam pohon pisang di tengah jalan dan memasang spanduk bertuliskan “Biar apa? Biarin” sebagai bentuk sindiran.

Salah satu warga, Wildan, mengatakan kerusakan jalan sudah dibiarkan cukup lama tanpa penanganan. Ia berharap pemerintah segera menindaklanjuti keluhan masyarakat.

“Kami sudah lama menunggu perbaikan. Semoga tahun ini benar-benar diperbaiki,” ujarnya.

Selain protes lokal, beberapa warga juga sempat mengunggah video meminta perhatian dari pejabat provinsi, termasuk menyebut nama mantan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.[]

 

BACA JUGA:  Wamendes Tegaskan Kopdes Merah Putih Bukan untuk Mematikan Usaha Desa