DEPOK, INDORAYA TODAY – Pemerintah Kota Depok akhirnya merampungkan proses seleksi kompetensi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap 2 untuk formasi tenaga teknis Tahun Anggaran 2024.

Kepastian ini tertuang dalam surat resmi bernomor 810/39/TP-CASN/Depok/2025 yang diterbitkan Kamis (19/6).

Kepala BKPSDM Kota Depok, Rahman Pujiarto, mengatakan seluruh 23 formasi yang dibuka kini telah terisi penuh. Dua formasi teknis yang sempat kosong di tahap pertama kini berhasil terisi melalui optimalisasi seleksi tahap kedua.

“Formasi teknis yang kosong sebelumnya sebanyak dua formasi. Alhamdulillah, melalui hasil seleksi tahap dua ini, keduanya telah terisi. Jadi total 23 formasi tenaga teknis sudah rampung dan terisi seluruhnya,” kata Rahman, dilansir dari situs resmi Pemkot Depok, Jumat (20/6/2025).

Menurut dia, peserta yang lolos seleksi akan masuk tahap pengisian Daftar Riwayat Hidup (DRH) secara daring melalui portal resmi mulai 1 hingga 31 Juli 2025. Setelah itu, proses usulan penetapan Nomor Induk PPPK dijadwalkan berlangsung antara 1 Agustus sampai 10 September 2025.

“Kami imbau peserta yang lulus untuk segera mempersiapkan dokumen administrasi pemberkasan sesuai ketentuan, termasuk surat keterangan catatan kepolisian, surat sehat jasmani dan rohani, serta surat bebas narkoba. Semua informasi resmi dapat dipantau melalui situs BKPSDM,” ujarnya.

Di sisi lain, Kepala Bidang Pengadaan, Data, Kepangkatan, dan Pensiun BKPSDM Depok, Taufik Iman Raharjo, memastikan bahwa status kelulusan peserta di tahap pertama tidak mengalami perubahan.

“Formasi yang sudah terisi sejak tahap pertama tidak berubah. Tambahan peserta di tahap dua memang ada, tapi mereka hanya bisa mengisi formasi yang masih kosong,” jelasnya.

Taufik menambahkan, sejauh ini belum ada pengumuman resmi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) terkait hasil seleksi PPPK untuk formasi tenaga kesehatan dan guru.

BACA JUGA:  Kapolres Metro Depok Minta Pelajar Jauhi Tawuran: Bahagiakan Orang Tua dengan Prestasi

“Kami masih menunggu pengumuman dari BKN untuk tenaga kesehatan dan guru. Begitu sudah ada, pasti akan langsung kami umumkan ke publik,” pungkasnya.

Sebagai informasi, jumlah pelamar formasi tenaga teknis mencapai 3.469 orang.