DEPOK, INDORAYA TODAY – Dinas Kesehatan Kota Depok mengingatkan masyarakat akan dampak negatif kecanduan gim online yang semakin marak di kalangan anak-anak dan remaja. Kecanduan ini berpotensi menimbulkan masalah kesehatan fisik, mental, serta gangguan sosial bagi penggunanya.
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Depok, Zakiah, menyampaikan bahwa gim online seperti Roblox yang populer di Indonesia, termasuk Depok, dapat menimbulkan efek buruk jika dimainkan secara berlebihan.
“Bermain gim secara berlebihan bisa meningkatkan kecemasan dan stres, terutama jika mengalami kekalahan dalam permainan,” kata Zakiah, dikutip dari situs resmi Pemkot Depok, Sabtu (9/8/2025).
Zakiah menjelaskan, kecanduan gim online juga berisiko menyebabkan depresi akibat isolasi sosial dan berkurangnya aktivitas fisik. Selain itu, gangguan tidur hingga insomnia sering dialami pemain yang bermain hingga larut malam, sehingga berdampak pada menurunnya konsentrasi saat belajar atau bekerja.
Dari sisi fisik, kecanduan gim online juga menimbulkan berbagai masalah kesehatan. Menatap layar dalam waktu lama menyebabkan mata lelah, kering, serta ketegangan mata atau digital eye strain. “Kurang gerak karena duduk terlalu lama tanpa peregangan berpotensi menyebabkan nyeri pada punggung, leher, dan pergelangan tangan,” ujar Zakiah.
Lebih lanjut, pola hidup pasif akibat terlalu banyak bermain gim online meningkatkan risiko obesitas dan gangguan jantung. Kerusakan pendengaran juga mungkin terjadi apabila pemain menggunakan headset dengan volume tinggi dalam waktu lama.
Dampak sosial yang muncul antara lain isolasi dari lingkungan sekitar, kemarahan atau agresivitas yang meningkat, ketergantungan ekstrem pada gim, hingga mengabaikan tanggung jawab sekolah. Zakiah menegaskan pentingnya kesadaran orang tua dan pelajar dalam mengatur waktu bermain gim.
Sementara itu, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, sebelumnya pernah melarang anak-anak memainkan gim Roblox karena kekhawatiran munculnya adegan kekerasan yang dapat memberikan contoh buruk bagi anak-anak.
Zakiah mengimbau masyarakat Depok untuk bijak memanfaatkan teknologi digital, membatasi waktu bermain gim online, dan lebih banyak mengakses media edukasi. “Kurangi gim online dan perbanyak aktivitas yang menambah pengetahuan dan pendidikan,” tutupnya.
Dengan meningkatnya penggunaan teknologi digital di Depok, perhatian terhadap dampak negatif gim online harus menjadi prioritas agar generasi muda tetap sehat secara fisik, mental, dan sosial.

Tinggalkan Balasan